Renungan

Rencana Tuhan Bagi Kita

Apa rencana Tuhan bagi kita? Tentu saja rencana Tuhan adalah “… rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11)

Tetapi mungkin kita bertanya, mengapa semakin hari semakin sedikit damai sejahtera yang kita rasakan, sebaliknya banyak kebencian yang terjadi?

Ya, itu memang benar karena akibat dosa yang harus kita tanggung, tetapi ingatlah bahwa kehidupan kita tidak berhenti disini, ada satu kehidupan yg jauh lebih indah, ada satu rencana terbesar dan terbaik yang Tuhan telah berikan kepada masing2 kita, yaitu keselamatan.

Itulah sebabnya kitab Roma berkata, “Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?” (Roma 8:32)

Ayat ini mengingatkan kita akan ayat di kitab Yohanes, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16)

Dari ayat-ayat disini kita diingatkan bahwa Tuhan sudah merencanakan agar semua orang bisa selamat. Tuhan memberikan keselamatan bagi kita semua, tetapi pertanyaan bagi kita: apakah kita mau menerima keselamatan yang diberikan Tuhan kepada kita?

Jika kita mau, maka terimalah dengan iman dan berjalanlah sesuai dengan firman-Nya.

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati kita semua.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

11 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

5 days ago