Renungan

Punya Uang dan Rumah Mewah Belum Tentu Bahagia

Punya uang yang banyak, rumah yang mewah, tanah yang bernilai tinggi tentu saja menjadi idaman banyak orang, bukan? tetapi apakah itu semua bisa membuat kita bahagia dan puas? Ya, tentu saja itu bisa membuat kita bahagia.

tetapi mari kita baca apa yang dituliskan oleh pena inspirasi di dalam Letters and Manuscripts Volume 14, “Manusia mungkin memiliki rumah dan tanah yang bernilai tinggi. Mereka mungkin memperoleh semua ini dengan jujur atau tidak jujur, namun tidak ada dari semua itu yang dapat membuat mereka bahagia atau puas, membuat mereka memiliki watak yang manis atau pengendalian diri.” (Letters and Manuscripts Volume 14, Ms 85, 1899, par. 15)

Tak heran ada banyak juga orang yang kaya yang sudah memiliki rumah, mobil, memiliki keluarga yang baik, tetapi tetap merasa ada sesuatu yang kosong dalam diri mereka.

Itulah sebabnya ada satu lagu yang berjudul “Aku Perlu Yesus” yang artinya memang kita memerlukan Yesus di dalam kehidupan kita. Itulah kebahagiaan sejati. Itulah yang mungkin membuat kita merasa masih ada yang kosong dalam hidup kita. Dan bukan hanya orang yang kaya saja yang memerlukan Yesus, tetapi semua orang memerlukan Yesus.

Yesus sendiri berkata, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” (Matius 11:28)

Datanglah kepada-Nya pada hari ini dan rasakan kebahagiaan yang akan kita miliki saat berjalan bersama Dia.

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 3 (Bagian 5) – Iman yang Menghasilkan Perbuatan Baik

Paulus menunjukkan hasil yang seharusnya terlihat dari kehidupan yang telah menerima kasih karunia itu, yaitu…

12 hours ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 4) – Awal dari Kehidupan Kekal

Keselamatan adalah pemberian kasih karunia. Namun, karya Allah tidak berhenti pada pengampunan. Allah juga memperbarui…

2 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 3) – Bukan Karena Perbuatan Baik Kita

“Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, … Dia telah menyelamatkan…

3 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 2) – Jangan Lupa Siapa Kita Dahulu

“Karena dahulu kita juga hidup dalam kejahilan: tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan…

4 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 1) – Teladan di Tengah Masyarakat

Setelah mengajarkan tentang kehidupan yang seharusnya dimiliki oleh orang percaya, Paulus melanjutkan nasihatnya kepada Titus.…

5 days ago

Perenungan Titus 2 (Bagian 5) – Beritakan, Nasihati, dan Tegorlah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kasih karunia Allah bukan hanya menyelamatkan, tetapi juga mendidik…

6 days ago