Renungan

Posisi yang Sama Dua Kali

Pernahkah kalian menghadapi sebuah ujian dan kalian merasa berada di posisi yang sama seperti ujian yang dulu?

Jika jawaban kalian adalah ya, maka ingatlah bahwa jika ujian yang dulu dahulu kita bisa lolos, maka sekarang pun juga pasti bisa lolos jika kita mengandalkan Tuhan.

Jika jawaban kalian adalah tidak, maka ingatlah bahwa memang “… kita jarang ditempatkan dalam posisi yang sama dua kali. Kita terus menerus mendapati pemandangan baru dan pencobaan baru untuk dilalui, di mana pengalaman yang lalu tidak cukup menjadi penuntun.” (Our Father Cares 44.4)

Itulah sebabnya ada nasihat bagi kita, “Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.” (1 Petrus 4:12-14)

Jadi, jika kita menghadapi pencobaan, ingatlah untuk tetap bersukacita dan jangan andalkan diri sendiri, tetapi andalkan Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 3) – Jalan Masuk kepada Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kita memiliki damai dengan Allah melalui Yesus Kristus, Paulus melanjutkan dalam Roma…

3 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

5 days ago