Renungan

Pertobatan Sejati

Pernahkah Anda mengikuti kebaktian kerohanian dan sepulang dari sana, anda menggebu-gebu untuk bertobat? Anda merasa bahwa anda harus mengubah hidup anda jadi lebih serupa dengan Kristus?

Jika ya, maka ingatlah:

“Pertobatan tidaklah sejati kalau tidak diikuti dengan pembaharuan. Kebenaran Kristus bukannya sekadar jubah yang menutupi dosa yang tidak diakui dan tidak ditinggalkan, itulah prinsip kehidupan yang mengubah tabiat dan mengendalikan budi-pekerti. Kesucian ialah hidup seluruhnya bagi Tuhan, itulah penyerahan hati dan kehidupan seluruhnya untuk didiami oleh prinsip-prinsip surga.”

The Desire of Ages 555.6

Jadi… Pertobatan yang tidak disertai reformasi atau perubahan, bukanlah pertobatan yang sejati.

Oleh karena itu dikatakan: “Sebaliknya, kalau orang fasik bertobat dari kefasikannya dan ia melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup karena itu.” (Yehezkiel 33:19)

Biarlah kita yang saat ini sedang bergumul untuk meninggalkan dosa-dosa kesayangan kita, marilah kita minta agar Tuhan membantu kita karena tanpa Tuhan, kita tidak dapat berbuat apa-apa.

Mengapa? Karena kuasa Setan juga bekerja sangat keras agar kita tidak kembali ke jalan yang benar.

Mari kita datang kepada Tuhan dan meminta kuasa-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 2 (Bagian 4) – Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kehidupan

Setelah mengingatkan kita bahwa bukan hanya mendengar firman, tetapi juga melakukannya, Paulus melanjutkan dengan teguran…

19 hours ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 3) – Mendengar atau Melakukan?

Setelah berbicara tentang penghakiman Allah yang adil, Paulus membawa kita kepada sesuatu yang sering kali…

2 days ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 2) – Allah Menghakimi dengan Adil

Setelah mengingatkan kita untuk tidak menghakimi orang lain, Paulus mengarahkan perhatian kita kepada satu hal…

3 days ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 1) – Jangan Menghakimi Orang Lain

Setelah dalam pasal sebelumnya Paulus menjelaskan tentang dosa dan keadaan manusia yang semakin jauh dari…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran…

5 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

6 days ago