Renungan

Pengenal Karaktermu Part 16 – Suka Membicarakan Kesalahan Orang Lain?

Apakah kalian masih ingat, apa salah satu pengenal karakter kita? Pengenal karakter kita adalah ucapan kita seperti yang dicatat dalam buku The Voice in Speech and Song, “Ucapanmu adalah pengenal karaktermu…” (The Voice in Speech and Song 20.1)

Kita pasti sering mendengar peribahasa “Gajah di pelupuk mata tak tampak semut di seberang lautan tampak.” Artinya kesalahan orang lain lebih terlihat jelas dibandingkan kesalahan kita sendiri.

Alkitab juga berkata, “Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?” (Matius 7:3)

Itulah sebabnya pena inspirasi mengatakan, “Anda yang suka berbicara tentang kesalahan orang lain, bangkit dan lihatlah dalam diri Anda sendiri. Ambil Alkitab Anda, dan pergi kepada Tuhan dalam doa yang sungguh-sungguh. Mintalah Dia mengajar Anda untuk mengenal diri sendiri, untuk memahami kelemahan Anda, dosa-dosa Anda di dalam terang kekekalan.” (In Heavenly Places 88.2)

Pertanyaan bagi kita, “Apakah kita sering membicarakan kesalahan orang lain?” Jawablah dalam hati kita masing-masing.

Oleh karena itu, dari pada kita membicarakan kesalahan orang lain, mari kita ambil Alkitab kita untuk melihat diri kita melalui cermin Tuhan, yaitu semua firman-Nya termasuk hukum-Nya dan membenahi diri kita serta berdoa agar Ia memampukan kita untuk memahami kelemahan-kelemahan kita dan berubah menjadi seperti Kristus.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

24 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

6 days ago