Renungan

Pengenal Karaktermu Part 11 – Berjaga di Pintu Bibir

Ada sebuah ayat yang berkata, “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.” (Efesus 4:29)

Hari ini kita akan fokus pada kalimat, “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu” yang di dalam beberapa terjemahan dijelaskan perkataan kotor ini adalah perkataan yang rusak atau jahat dan sia-sia.

Tuhan tidak ingin ada perkataan yang tidak baik yang keluar dari mulut kita. Mengapa? Karena ingat, “Ucapanmu adalah pengenal karaktermu…” (The Voice in Speech and Song 20.1)

Yesus sendiri berkata, “Akulah terang dunia” (Yohanes 8:12) dan Ia sendiri berkata kepada kita yang adalah pengikut-Nya, “Kamu adalah terang dunia” (Matius 5:14).

Jika kita adalah terang dunia yang harus mencerminkan terang itu sendiri, yaitu Kristus, maka kita harus bisa menjaga perkataan yang keluar dari mulut kita.

Kiranya hari ini kita sama-sama berdoa seperti demikian, “Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku!” (Mazmur 141:3)

Mintalah agar Tuhan mengawasi dan menjaga pintu bibir kita agar semua yang kita ucapkan boleh mencerminkan karakter Kristus.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

19 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

6 days ago