Renungan

Penemu Telepon

Selamat pagi all…

Apakah Anda masih ingat: Siapakah penemu telepon?

Semua orang butuh untuk berkomunikasi. Dan penemu telepon sebagai salah satu alat komunikasi adalah Alexander Graham Bell. Dia meneliti untuk beberapa waktu lamanya dan akhirnya terciptalah alat komunikasi telepon ini.

Yang menarik adalah, kemajuan alat komunikasi saat ini. Mulai dari telepon yang ditemukan Alexander Graham Bell hingga ditemukannya telepon genggam atau yang kita kenal handphone. Dan saat ini kita sudah lebih canggih lagi karena bisa berkomunikasi bukan hanya dengan suara saja tapi juga bertatap muka dengan orang tersebut.

Sehebat apapun komunikasi telepon, HP, WhatsApp, Line, Skype, Zoom, Google Meet, dll, mereka punya kelemahan. Di daerah tertentu, terkadang jaringan hilang, atau tidak bisa dibawa kemana-mana, ataupun bisa dibawa tapi jika baterai habis, maka kita tidak bisa berkomunikasi.

Sebagai seorang pengikut Kristus, kita juga punya alat komunikasi kepada pencipta kita yang lebih canggih, yaitu DOA.

Jika kita sering menggunakan alat komunikasi (telepon, hp, dan lain-lain), maka pertanyaannya bagi kita adalah: SEBERAPA SERING kita berkomunikasi dengan Allah, pencipta kita?

Alkitab menasihatkan kita: “…Berdoalah SETIAP WAKTU di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya…” (Efesus 6:18)

Jika kita jarang berkomunikasi dengan Tuhan, mulailah berubah pada hari ini! Semakin sibuk kegiatan duniawi kita, semakin banyak waktu harus kita luangkan waktu untuk berjaga-jaga sambil berdoa, agar kita tidak jatuh ke dalam pencobaan. (Markus 14:38).

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

14 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 7) – Bersyukur di Tengah Badai

Sudah empat belas hari mereka terombang-ambing di tengah badai. Mereka hampir tidak makan karena rasa…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 6) – Ketaatan

Tuhan telah memberikan janji melalui Paulus bahwa tidak seorang pun di kapal itu akan binasa.…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 5) – Aku Percaya kepada Allah

Di tengah badai yang belum juga reda, ketika semua orang mulai kehilangan harapan, Paulus berdiri…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 4) – Bersandar pada Tuhan

Badai terus mengamuk. Hari demi hari berlalu tanpa tanda-tanda cuaca akan membaik. “Setelah beberapa hari…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 3) – Di Tengah Badai

Tidak lama setelah kapal meninggalkan Pelabuhan Indah, keadaan berubah secara drastis. Alkitab mencatat: “Tetapi tidak…

6 days ago