Renungan

Pelajaran dari Taman Getsemani Bagian 2

Apa pelajaran lain yang kita bisa dapat dari Taman Getsemani? Mari kita baca dalam Matius 26:40.

“Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: “Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?”

Matius 26:40

Ada kalimat yang menarik dari ayat ini, yaitu ‘tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan aku?’

Saat melihat kata “berjaga-jaga,” ingatkah kita akan kisah gadis bijaksana dan bodoh? Jika kita ingat, ada satu nasihat yang diberikan di akhir dari perumpamaan yang Yesus berikan, yaitu “Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.” (Matius 25:13)

Di Taman Getsemani, Yesus pun berkata, “Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?” (Matius 26:40)

Wah, satu jam saja tidak sanggup berjaga-jaga? Apakah karena terlalu mengantuk? Ataukah kita sudah terlalu lelah? Tetapi apapun alasan kita, mari kita refleksikan diri kita, apakah kita sudah berjaga-jaga? Ataukah kita juga terlalu lelah ‘menunggu kedatangan Tuhan’ yang kedua kali sehingga:

  1. Kesetiaan kita kepada Tuhan mulai undur.
  2. Kerajinan kita untuk melayani dan beribadah mulai hilang.
  3. Terlena dengan surga dunia ini hingga melupakan Tuhan dan kerajaan kekal-Nya.
  4. Terlalu sibuk mengurusi hal-hal duniawi.

Ingat! Kita sekarang sudah di penghujung akhir dari dunia ini. Setan semakin gencar menipu kita dengan berbagai kegiatan duniawi yang membuat kita tidak berjaga-jaga meskipun satu jam saja. Lalu apakah kita mau ditipu oleh Setan?

Jangan mau mengikuti arus dunia dan tawaran-tawarannya yang menggiurkan. Mari kita berjaga-jaga dan berdoa setiap saat. Bentengi diri kita dengan Firman Tuhan dan berdoalah agar Roh Kudus selalu membimbing kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

1 hour ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago