Renungan

Letters – Green Spring, Ohio, 2 Maret 1858 Part 2

Ketika kalian berbuat salah, janganlah menyembunyikan kesalahanmu, tetapi dengan sungguh-sungguh dan jujur akuilah itu.

Hal ini aku percaya akan kalian lakukan. Aku memiliki keyakinan dalam kalian bahwa kalian telah mencoba untuk melakukannya.

Teruslah melakukannya, dan kami akan mengasihi kalian dengan lebih baik daripada jika kalian menyembunyikan kesalahan-kesalahan kalian.

Tuhan mengasihi anak-anak yang berhati jujur dan benar, tetapi tidak dapat mengasihi mereka yang tidak jujur. Jadilah penurut, anak-anak sayang.

Kemarin dan hari ini kita membaca inti surat yang diberikan dari seorang ibu yang peduli terhadap keselamatan anak-anaknya daripada sekedar kesuksesan dunia semata.

Biarlah ayat ini menjadi perkataan setiap orang tua yang membaca: “Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran.” (3 Yohanes 1:4)

Dan seperti isi surat, kita diingatkan:

Pertama, di dalam kesibukan kita jangan pernah lupa untuk berdoa. Jangan pernah kita melupakan Tuhan, jadikanlah Dia nomor satu dalam hidup kita.

Kedua, akui kesalahan kita dengan jujur dan bertobat! Karena “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” (1 Yohanes 1:9)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

3 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago