Ada sebuah kutipan yang menarik perhatian saya, yaitu “Salah satu kuasa terbesar dosa adalah membuat orang buta sehingga mereka tidak menyadari sifat yang benar.” (Andrew Murray, pengkhotbah dan penulis dari Afrika Utara pada abad ke-19)

Apa artinya? Artinya dosa ini bisa membuat kita tidak sadar akan kebenaran. Dosa ini membuat kita buta dan tidak sadar bahwa apa yang kita lakukan itu salah. Kesalahan yang sudah berkali-kali kita lakukan, bisa saja kita anggap itu sebagai sebuah kebenaran dan sudah tidak sadar lagi bahwa itu dosa karena sudah terbiasa.

Saat kita sudah terbiasa dengan dosa dan mengajak orang lain melakukan hal yang sama dan berkata bahwa yang dilakukan itu tidak salah, maka berhati-hatilah! Mengapa? karena Alkitab mencatat, “Celakalah mereka yang menyebutkan kejahatan itu baik dan kebaikan itu jahat, yang mengubah kegelapan menjadi terang dan terang menjadi kegelapan, yang mengubah pahit menjadi manis, dan manis menjadi pahit.” (Yesaya 5:20)

Hari ini kita belajar untuk tidak membiasakan diri dengan dosa. Jika kita berbuat dosa, langsung akui kesalahan kepada Tuhan dan jangan ulangi lagi. Kiranya kita selalu dapat membedakan manakah yang benar dan yang salah sehingga kita bisa memutuskan segala sesuatu sesuai dengan firman Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

17 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

6 days ago