Renungan

Kesibukan Setan

Apakah kamu tahu bahwa Setan sedang sibuk? Apa kesibukan Setan?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita baca sebuah kutipan di dalam buku Our Father Cares yang mencatatkan bahwa “Ia [Setan] sedang sibuk menciptakan berbagai hiburan dan mode yang begitu memikat pikiran sehingga mereka tidak bisa menyisihkan waktu untuk bermeditasi.” (Our Father Cares 50.2)

Apa saja hiburan yang diciptakan Setan? Bisa jadi tontonan, game, komik, dan lain-lain. Pertanyaan bagi kita adalah apakah kita terpikat dengan hiburan-hiburan yang diciptakan Setan? Apakah saya memiliki waktu untuk membaca Alkitab dan berdoa?

Ingatlah bahwa Setan ingin agar kita tidak merenungkan firman Tuhan karena firman Tuhan itu bermanfaat untuk “… mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” (2 Timotius 3:16)

Jadi janganlah kita tertipu dengan godaan-godaan yang Setan tawarkan! Mungkin hiburan-hiburan dunia sangatlah menyenangkan, tapi ingatlah bahwa bersama dengan Tuhan jauh lebih menyenangkan.

Dan Alkitab sendiri mencatat, “Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.” (Mazmur 119:9)

Oleh karena itu, marilah mulai dari sekarang kita meluangkan waktu kita untuk bermeditasi, untuk merenungkan firman Tuhan dan menjadi pelaku firman.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 3) – Waspada terhadap Ajaran yang Menyesatkan

Setelah menjelaskan karakter yang harus dimiliki oleh seorang penatua, Paulus segera mengungkapkan alasannya. Jemaat di…

39 minutes ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

1 day ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

5 days ago