Renungan

Hidup yang Merdeka

Semua negara ingin hidup merdeka termasuk negara kita, Indonesia. Kemarin semua orang memperingati kemerdekaan Indonesia yang telah merdeka selama 76 tahun. Jika negara kita sudah merdeka, bagaimana dengan hidup kita? Apakah hidup kita sudah merdeka?

Apa artinya hidup merdeka? Apakah arti hidup merdeka adalah jika kita memiliki banyak uang, bisa keliling dunia, bisa membeli apapun yang kita mau, atau bisa makan apa pun yang kita suka?

Mari kita sama-sama melihat apa arti merdeka menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Di dalam KBBI, Merdeka adalah bebas (dari perhambaan, penjajahan, dan sebagainya).

Jadi, hidup kita dikatakan merdeka jika kita bebas dari perhambaan ataupun penjajahan.

Pertanyaannya, apakah kita sekarang sedang dalam perhambaan? Mungkin saat ini kita dalam perhambaan dosa menonton film pornografi atau dalam perhambaan dosa suka omong kotor atau dalam perhambaan dosa kesombongan rohani ataupun perhambaan dosa-dosa lainnya?

Jika kita sedang diperhamba dosa, maka datanglah kepada Kristus karena Kristuslah yang akan memerdekakan kita dari jerat dosa, Dialah yang membebaskan kita dari perhambaan dosa. Tapi seringkali kita tidak mau datang kepada Kristus bahkan menyingkirkan Kristus karena kita merasa bahwa kita memiliki uang, kemampuan, kepintaran, dan kekuasaan sehingga kita merasa tidak memerlukan Kristus. Ingatlah apa kata Yesus bahwa, “… di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” (Yohanes 15:5)

Oleh karena itu, janganlah mengandalkan diri kita sendiri untuk bisa lepas dari jerat dosa, tapi andalkanlah Kristus karena Ia yang akan menolong kita untuk bisa hidup merdeka.

Selamat pagi dan Tuhan Memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 6) – Kesabaran dan Kemurahan Allah

“Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda…

8 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 5) – Siapakah Kita untuk Membantah Allah?

“Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya:…

1 day ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 4) – Apakah Allah Tidak Adil?

“Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati…

2 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 3) – Rencana Allah dan Pilihan-Nya

Pada bagian sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keturunan jasmani saja tidak otomatis menjadikan seseorang ahli waris…

3 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

4 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

5 days ago