Renungan

Hidup Lama Menjadi Hidup Baru

Pernahkah kita berpikir untuk merubah hidup kita? Biasanya keinginan perubahan menjadi lebih baik dikomitmenkan pada awal tahun yang baru, tetapi banyak juga yang akhirnya dilakukan hanya seminggu atau sebulan pertama, tetapi ada juga yang bertahan hingga akhir hidupnya. Bagaimana dengan kita?

Masing-masing dari kita pasti memiliki kebiasaan hidup yang tidak sesuai dengan firman-Nya, bukan? Apakah kita terbiasa hidup dalam kebencian, ketidakpercayaan terhadap Tuhan, bahkan tidak menurut kepada semua perintah Tuhan?

Jika ya, maka berubahlah! “Kehidupan kita yang lama harus digantikan dengan hidup yang baru yang penuh dengan kasih, percaya, dan penurutan.” (Ye Shall Receive Power 24.2)

Itulah sebabnya firman Tuhan juga menasihati kita untuk “ … menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.” (Efesus 4:22-24)

Tentu saja kita tidak bisa merubah hidup lama kita menjadi baru jika kita hanya mengandalkan kekuatan diri kita sendiri. Lalu bagaimana caranya?

Berdoalah kepada Tuhan dan mintalah kepada-Nya agar Ia membantu merubah hidup kita menjadi baru karena Ia sendiri berkata, “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.” (Matius 7:7-8)

Marilah kita sama-sama meminta kepada Tuhan agar kehidupan lama kita bisa menjadi baru.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 4) – Teguran yang Membawa kepada Kebenaran

Setelah menjelaskan tentang adanya pengajar-pengajar palsu, Paulus mengutip perkataan seorang nabi dari Kreta yang menggambarkan…

7 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 3) – Waspada terhadap Ajaran yang Menyesatkan

Setelah menjelaskan karakter yang harus dimiliki oleh seorang penatua, Paulus segera mengungkapkan alasannya. Jemaat di…

1 day ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

2 days ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

5 days ago