Saat kita memiliki masalah, siapakah yang akan selalu kita ingat untuk meminta pertolongan? Apakah keluarga kita? Ataukah pendeta kita? Ataukah pasangan kita? Ataukah teman kita? 

Seringkali yang pertama kali kita minta tolong adalah orang terdekat kita, tetapi kita sering lupa meminta pertolongan dari Tuhan. Mungkin kita akan ingat meminta pertolongan dari Tuhan saat tidak ada seorangpun yang bisa menolong kita.

Ingatlah bahwa seharusnya yang menjadi penolong pertama kita adalah Tuhan karena “Sesungguhnya, Allah adalah penolongku; Tuhanlah yang menopang aku.” (Mazmur 54:6)

“Yesus adalah penolong yang selalu ada di saat kita membutuhkan. Panggil Dia dalam iman, dan Ia telah berjanji untuk mendengar dan menjawab permohonan kita.”

Testimonies for the Church, Vol. 5, 215.2

Mulai hari ini, marilah kita selalu ingat untuk menjadikan Yesus sebagai penolong utama kita, bukan penolong terakhir kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 7 (Bagian 7) – Pergumulan Melawan Dosa

“Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang…

23 hours ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 6) – Betapa Seriusnya Dosa

“Jika demikian, adakah yang baik itu menjadi kematian bagiku? Sekali-kali tidak! Tetapi supaya nyata, bahwa…

2 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 5) – Hukum Taurat Itu Kudus dan Baik

“Jadi hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus, benar dan baik.” Roma…

3 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 4) – Dosa Mengambil Kesempatan

“Sebab dalam perintah itu, dosa mendapat kesempatan untuk menipu aku dan oleh perintah itu ia…

4 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 3) – Hukum Taurat Menyatakan Dosa

Paulus mengajukan sebuah pertanyaan penting: apakah hukum Taurat itu dosa? Jawabannya tegas, “Sekali-kali tidak!”  “Jika…

5 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 2) – Melayani dalam Keadaan yang Baru

“Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang…

6 days ago