Renungan

Fakta Menarik dari Kuku

Shalom, selamat hari Sabat.

Pernahkah anda memperhatikan bahwa ada suatu pelindung pada ujung jari-jari kaki maupun tangan anda? Pelindung itu adalah kuku.

Tahukah anda bahwa kuku manusia sudah mulai tumbuh sejak dalam kandungan?

Bahan dasar dari kuku adalah keratin, zat padat yang sama dengan rambut. Biasanya kuku jari kaki lebih tebal dibandingkan kuku jari tangan dan ketebalan kuku jari kaki bisa hingga 2 kali lebih tebal. Mengapa? Karena ketika manusia beraktivitas maka kaki lebih banyak bersentuhan dengan suatu yang keras dan kasar sehingga membutuhkan kekuatan yang lebih kuat dan ketebalan yang lebih pada kuku. Wah, sungguh luar biasa ya Pencipta kuku manusia. 

Selanjutnya, mari kita perhatikan kuku kaki dan kuku tangan. Coba lihat mana kuku yang lebih panjang? Tentu jawabannya adalah kuku pada tangan. Mengapa hal itu terjadi? Karena kuku jari tangan memiliki kecepatan tumbuh 3-4 kali lebih cepat dibanding kuku kaki. 

Mari sejenak kita bayangkan, jika kuku kaki lebih cepat bertumbuh apa yang akan terjadi? Tentu saja kita akan mengalami kesulitan untuk beraktivitas dan barang kali akan mudah tersandung dengan kuku jari kaki yang panjang. Sehingga tidak heran Tuhan memberikan maksud dan tujuan tertentu dalam mengatur pertumbuhan kuku kita.

Kuku manusia bertumbuh 3-5 mm setiap bulannya, ajaibnya kuku akan selalu tumbuh, sampai manusia meninggal.

Menarik bukan? Sama seperti kuku, kehidupan rohani kita juga harus terus bertumbuh sampai kita meninggal.  

Alkitab menasehati kita agar “bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.” (2 Petrus 3:18)

Tidak ada kata tua bagi kita untuk mempelajari Alkitab, karena pertumbuhan iman tidak dibatasi oleh usia seseorang, karena “. . . meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.” (2 Korintus 4:16)

Mari bertumbuh bersama Tuhan Yesus.

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

10 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

1 day ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 1) – Siapa Kita?

Paulus membuka suratnya kepada jemaat di Roma dengan memperkenalkan dirinya sebagai “… hamba Kristus Yesus,…

4 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 7) – Berbuahlah

Pada bagian sebelumnya, kita diingatkan untuk tidak menghabiskan waktu dalam pertengkaran dan perdebatan yang sia-sia.…

5 days ago