Renungan

Fakta Menarik dari Kram

Kram atau kejang otot adalah kontraksi secara berlebih dan yang berlangsung secara terus menerus yang terjadi pada otot kita. Kontraksi ini dapat berlangsung dalam hitungan detik, menit ataupun jam. Dan tentu saja ini dapat mengganggu aktivitas kita sehari-hari.

Faktanya kram sebenarnya adalah sebuah alarm tubuh yang memberitahu kita bahwa ada sesuatu masalah lain dalam tubuh. Kram dapat terjadi karena kita menderita penyakit lain seperti diabetes, gangguan saraf, gangguan pada hati maupun tiroid.

Hal lain yang dapat menjadi penyebab terjadinya kram adalah adanya ketidakseimbangan pasokan darah ke otot ketika sedang melakukan pekerjaan berat. Terlalu memaksakan otot saat berolahraga juga dapat memicu terjadinya kram.

Kram juga dipicu jika tubuh mengalami ketidakseimbangan elektrolit dalam darah. Seperti yang pernah kita pelajari sebelumnya elektrolit-elektrolit seperti natrium, kalium, kalsium, klorida dan lainnya sangatlah dibutuhkan dalam tubuh manusia. Elektrolit yang tidak seimbang artinya terlalu sedikit atau terlalu banyak juga dapat menyebabkan kram pada otot.

Selain elektrolit yang tidak seimbang kram juga dipengaruhi oleh konsentrasi cairan dalam tubuh. Jika tubuh kekurangan air (dehidrasi) maka semua organ tidak akan berfungsi dengan baik termasuk otot. Jadi kita harus menjaga kadar air dalam tubuh kita dengan meminum air sebanyak kurang lebih 2 liter per hari (tergantung jumlah aktivitas orang tersebut).

Tidak heran ketika Yesus berkata di dalam Yohanes 4:13-14 “Jawab Yesus kepadanya: ‘Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.’”

Tuhan Yesus berkata bahwa Dialah “air hidup” itu, secara kerohanian kita juga harus meminum air tersebut yang artinya mengikuti apa yang Yesus lakukan setiap hari, mengaplikasikan Firman-Nya maka “air itu” akan memancar dari dalam diri kita. Orang akan melihat sesuatu yang berbeda dalam kehidupan kita karena kehidupan Yesus secara karakter ada di dalam diri kita. Jadi marilah kita minum “air” itu setiap hari. 

Inilah renungan kita pada hari ini. Selamat Hari Sabat dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 19 (Bagian 2) – Hubungan dengan Kristus

Setelah menceritakan pekerjaan Roh Kudus di Efesus, Alkitab mencatat berbagai mukjizat yang Tuhan lakukan melalui…

7 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 19 (Bagian 1) – Kuasa yang Mengubahkan Hidup

Ketika tiba di Efesus, Paulus bertemu dengan beberapa murid dan mengajukan sebuah pertanyaan yang menarik:…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 4) – Hati yang Mau Diajar

Di bagian akhir Kisah Para Rasul 18, Alkitab memperkenalkan seorang bernama Apolos. Ia adalah orang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

5 days ago