Renungan

Fakta Menarik dari Ginjal

Shalom selamat Sabat

Hari ini kita akan kembali membahas organ tubuh manusia yang menarik lainnya yaitu ginjal. 

Ginjal merupakan salah satu organ terpenting bagi tubuh manusia selain dari jantung dan otak. Mengapa? Karena tanpa mereka kita akan langsung mati. Ya, tentu saja semua organ tubuh kita penting, namun tanpa mata manusia masih bisa hidup, atau tanpa tangan, manusia masih bisa hidup. Namun tanpa kedua ginjal tentu manusia akan segera mati. 

Ginjal memiliki 2 bagian organ yang berbentuk seperti kacang merah, berada di pinggang kanan dan kiri. Fungsi utama ginjal ini adalah untuk menyaring darah yang hasilnya adalah urine. Ajaibnya, walau ginjal terdiri dari dua bagian yaitu ginjal kanan dan kiri, proses penyaringan ini masih dapat dilakukan oleh satu ginjal saja. Walau demikian proses penyaringan oleh 1 ginjal tersebut tidak dapat berlangsung maksimal dan tidak menutup kemungkinan akan mengganggu kesehatan tubuh.

Ginjal merupakan pusat penyaring dari semua yang masuk di tubuh. Biasanya tugas ginjal adalah menyaring dan memisahkan zat yang tidak diperlukan oleh tubuh dan mengeluarkannya melalui air seni atau urine.

Mari kita bayangkan jika ginjal fungsinya tidak menjadi maksimal, maka zat yang kotor atau berbahaya tadi tidak terbuang dan akan tercampur dengan darah kita. Tidak heran jika seseorang mengalami kerusakan pada ginjal akan mengalami masalah-masalah dalam darah dan juga kulit. Biasanya kulit seseorang yang ginjalnya terganggu akan mudah kering, gatal dan berubah warna karena darah sudah bercampur dengan zat berbahaya yang seharusnya dibuang melalui air seni.

Begitu ajaibnya salah satu fungsi ginjal ini, Tuhan memberikan ginjal pada manusia agar darah tetap terjaga bersih dari kotoran. Tuhan sebagai pencipta kita tidak menginginkan segala yang jahat bercampur dengan baik. Begitu juga di dalam kehidupan kerohanian kita, dalam Firman-Nya, Ia mengingatkan untuk “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” (Roma 12:2)

Jadi agar kita dapat membedakan yang baik dan yang berkenan untuk Tuhan, mari kita jangan mencoba mencampurkan hal kebenaran dengan kesenangan kita yang bersifat duniawi. Karena pastilah kita tidak akan dapat membedakan yang baik dan yang jahat, dan sama seperti ginjal yang sudah tidak berfungsi baik, kehidupan kerohanian yang sudah tercampur dengan yang jahat, juga pasti akan memberikan masalah bagi kehidupan kita sekarang maupun kehidupan kekekalan.

Inilah renungan kita, selamat hari Sabat, dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

2 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

5 days ago