Renungan

Fakta Menarik dari Bersin

Pernahkah kita bersin? Tentu saja pasti kita pernah mengalaminya. Bersin merupakan suatu mekanisme tubuh yang unik yang Tuhan berikan. Mari kita melihat fakta unik dari bersin.

Faktanya ketika bersin, manusia merasakan matanya tertutup ini bukanlah suatu kebetulan namun memang Tuhan menciptakan mekanisme yang luar biasa yang membuat mata akan tertutup saat bersin.

Fakta menarik lainnya yaitu jika kita bersin maka jantung tetap berdetak, walau jantung sepertinya terasa tidak berdetak beberapa waktu faktanya jantung tetap berdetak. Bersin tidak akan muncul jika kita tertidur, jadi bersin hanya akan muncul jika kita sadar dan dipicu dengan beberapa faktor.

Jika seseorang bersin maka droplet yang dikeluarkan bisa terbang sejauh 5 meter, maka ada baiknya jika kita bersin menutup hidung dan mulut menghindari penyebaran penyakit.

Bersin juga terjadi secara reflek dan ini yang paling menarik, gerak reflek adalah gerak yang tidak bisa kita atur sesuai kehendak kita karena terjadi tanpa kita sadari. Bersin merupakan pemberian Tuhan yang luar biasa selain itu gerak reflek pada bersin juga merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan partikel berbahaya yang dirasa harus segera dikeluarkan.

Sungguh luar biasa bukan? Tuhan memberikan suatu gerak reflek bersin yang menghindarkan kita dari hal yang berbahaya. Bagaimana dengan kerohanian kita? Apakah Tuhan menyuruh kita menghindari hal yang jahat? Tentu saja, mari kita lihat dalam Firman Tuhan yang dikatakan di dalam 1 Petrus 3:10-12  “Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.

Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya. 

Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.” 

Jadi kita harus memiliki gerak reflek untuk menghindari kejahatan. Mari kita suka melakukan hal yang baik, menjaga lidah dan bibir kita dari ucapan menipu dan hidup dalam damai. Semoga Tuhan membantu kita untuk melakukan semuanya itu. 

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 12 (Bagian 2) – Ketika Tuhan Menjawab di Luar Dugaan

Mari kita lanjutkan Kisah Para Rasul pasal 12, ketika Petrus berada di dalam penjara. Situasinya…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 12 (Bagian 1) – Di Tengah Tekanan, Tetap Berdoa

Mari kita belajar dari Kisah Para Rasul pasal 12, bagian awal yang menceritakan tentang penganiayaan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 11 (Bagian 3) – Iman yang Terlihat dalam Tindakan

Di bagian akhir Kisah Para Rasul pasal 11, kita melihat sebuah peristiwa yang sederhana, tetapi…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 11 (Bagian 2) – Belajar Seperti Barnabas

Setelah orang-orang percaya di Yerusalem memahami penjelasan Petrus, kisah berlanjut kepada tersebarnya Injil ke berbagai…

6 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 11 (Bagian 1) – Ketika Tuhan Membuka Pintu, Jangan Kita Menutupnya

Pasal ini terdiri dari dua perikop, dan hari ini kita akan membahas lanjutan dari pasal…

7 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 10 (Bagian 2) – Apakah Semua Makanan Menjadi Halal?

Kemarin kita telah belajar bahwa penglihatan Petrus bukan terutama tentang makanan, melainkan tentang cara pandang…

1 week ago