Renungan

Fakta Menarik dari Air Liur

Shalom, selamat Sabat.

Pernahkah kita memikirkan mengenai air liur, biasanya ada yang merespon baik atau juga buruk. 

Namun, tahukah anda? Air liur adalah salah satu keajaiban yang Tuhan berikan untuk umat manusia. Mengapa? Karena air liur membantu kita dalam mencerna makanan. Bisa kita bayangkan bagaimana hidup kita tanpa air liur. Pasti kita harus selalu makan makanan yang berkuah agar mudah untuk ditelan.

Fakta menariknya, air liur mengandung unsur yang sangat rumit sehingga sangat mustahil kalau kita mau membuatnya sendiri lalu menggunakannya saat kita akan makan.

Menurut penelitian unsur penyusun dari air liur ada elektrolit, terdiri dari natrium, klorida, kalsium, kalium iodida.

Ada pula ditemukan bikarbonat yang berfungsi untuk mengatur pH dalam mulut, sehingga jika mengkonsumsi makanan yang asam maka akan di sesuaikan pH-nya oleh air liur.

Ada pula bakteriostat, yang berfungsi untuk membunuh bakteri jahat penyebab infeksi.

Ada pula lendir yang tentunya memudahkan kita untuk menelan makanan.

Zat penyusun penting lainnya dalam air liur adalah enzim. Zat ini membantu dalam pencernaan makanan. Contoh enzim-enzim tersebut antara lain amilase, lipasi lingual dan kalikrein.

Nah, betapa ajaibnya Tuhan yang memberikan kepada kita suatu yang luar biasa, Air liur. Walau terkadang kita memandang biasa. 

Hari ini kita belajar untuk bersyukur, karena kita dapat melangsungkan hidup karena Tuhan mempersiapkan segala sesuatunya. Air liur kita peroleh secara gratis dari Tuhan, mari kita bayangkan jika kita harus membuat air liur sendiri mungkin kita membutuhkan 13 bahan baku yang harus diracik dalam konsentrasi tertentu sesuai kebutuhan makan kita dalam satu kali. Bagi saya hal itu sangat merepotkan. 

Namun, saya hendak bersyukur, karena saya tidak perlu membuat air liur sendiri, saya juga tidak perlu membeli air liur. 

Mari kita bersyukur hari ini sama seperti yang pemazmur katakan di dalam Mazmur 86:12 “Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya;”

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 12) – Allah Menuntun Kita Menuju Kemuliaan

“Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka…

5 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 11) – Dibentuk Menjadi Serupa dengan Kristus

“Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa…

1 day ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 10) – Allah Turut Bekerja untuk Mendatangkan Kebaikan

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 9) – Roh Kudus Menolong dalam Kelemahan Kita

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 8) – Menantikan Penebusan dengan Tekun

“Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 7) – Dua Pengkhotbah

Renungan hari ini panjang. Pastikan Anda menyediakan waktu khusus untuk membaca sedikit lebih lama dari…

5 days ago