Shalom, selamat Sabat!

Orang yang tertua dan yang terakhir meninggal dari mereka yang lahir di era tahun 1800an adalah Emma Morano. Perusahaan surat kabar Associate Press melaporkan bahwa Emma Morano, seorang Italia, meninggal pada usia 117 sementara ia duduk dengan tenang di kursi goyangnya di rumah.

Morano lahir pada tanggal 29 November 1899 dan ia hidup di tiga abad. Ia dipercaya sebagai orang terakhir yang meninggal yang lahir di abad ke-19. Morano adalah anak tertua dari delapan bersaudara; semua saudara-saudaranya dan anak tunggalnya meninggal mendahului dirinya, termasuk seorang saudara perempuan yang hidup hingga 102 tahun. Morano bekerja di sebuah pabrik benang dan di sebuah dapur di sekolah asrama, pensiun pada usia 75 tahun.

Ketika ditanya tentang rahasia umur panjangnya, ia menjelaskan bahwa ia makan makanan yang sederhana, tidak makan terlalu banyak, dan pergi tidur awal sehingga memiliki cukup jam untuk beristirahat. Selain itu, teman-temannya juga mengatakan bahwa Morano memiliki gen yang baik.

Alkitab juga mengatakan bahwa Tuhan rindu kita untuk selalu “baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja” (3 Yohanes 1:2). Karena itu Tuhan juga sudah mencatat “resep-resep” yang terbaik di dalam Alkitab supaya kita bisa mengerti bagaimana caranya kita dapat hidup sehat, bahkan di usia tua sekalipun.

“Resep-resep” itu disimpulkan dalam buku The Ministry of Healing halaman 62, “Udara segar, sinar matahari, pengendalian diri, istirahat, olahraga, makanan yang tepat, penggunaan air, percaya kepada kuasa Tuhan—ini adalah pengobatan yang sejati.”

Kiranya kita semua, yang masih muda, usia dewasa, bahkan yang lanjut usia bisa kembali kepada pola hidup yang sehat karena itulah yang terbaik yang Tuhan telah sediakan bagi kita semua.

Kiranya berkat Sabat menjadi bagian kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

9 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 5) – Yesus yang Hidup

Setelah Paulus naik banding kepada Kaisar, Raja Agripa dan Bernike datang mengunjungi Festus di Kaisarea.…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 4) – Tuhan Sudah Menyiapkan Jalannya

Ketika Paulus naik banding kepada Kaisar, Festus tidak memiliki pilihan selain mengirimnya ke Roma. Keputusan…

5 days ago