Renungan

Berdoa Lebih Sungguh-Sungguh

Mungkin kita ini adalah orang yang sungguh-sungguh ingin menjadi anak-anak Tuhan, tetapi kita sadar bahwa karakter kita tidak sempurna dan hidup kita banyak yang tidak sesuai dengan firman Tuhan, sehingga kita bertanya-tanya apakah memang kita sudah diperbaharui oleh Roh Kudus?

Jika kita ingin menjadi anak-anak Tuhan, maka kita harus sering sujud dan menangis di kaki Kristus karena dosa-dosa yang kita sudah lakukan, tetapi janganlah kita berkecil hati. Mengapa? Karena walaupun kita dikalahkan oleh musuh, tetapi kita tidak diusir, ditinggalkan ataupun ditolak oleh Tuhan karena kita memiliki pengantara, yaitu Kristus.

Lalu bagaimana caranya agar kita tidak mudah berkecil hati dan berpikir bahwa dosa kita tidak akan diampuni?

Hari ini saya ingin berbagi kutipan yang menguatkan saya yang sering jatuh dalam dosa berkali-kali, yaitu “berdoalah dengan lebih sungguh-sungguh; percayalah lebih teguh.” (Steps to Christ 64.1)

Apa maksud kutipan tersebut?

Kita harus berdoa dan percaya kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh. Saat kita mulai tidak percaya bahwa kita bisa meninggalkan dosa-dosa kita dan diampuni karena kekuatan kita sendiri, marilah kita mempercayai kekuatan Penebus kita karena memang kita tidak bisa melakukannya dengan kekuatan sendiri.

Itulah sebabnya Alkitab menasihati kita, “…Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus ….” (Efesus 6:18)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

18 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

6 days ago