Renungan

Berbeda Perlakuan

Banyak orang biasanya memperlakukan orang lain sesuai dengan apa yang mereka lakukan juga. Contohnya orang ini berbuat baik pada kita, maka kita juga akan baik kepada orang ini. Begitu juga sebaliknya, jika orang ini berbuat jahat kepada kita, terkadang kita juga membalasnya dengan berbuat jahat kepada orang itu. Atau kita memperlakukan orang dengan baik hanya jika ada tujuan tertentu (misalnya ingin naik pangkat atau mendapat nilai baik, bisa juga untuk pencitraan atau hanya untuk dilihat orang saja, atau alasan lainnya).

Perlakukan lainnya adalah seberapa sering kita hanya berjanji saja tetapi tidak menepatinya. Janji yang diberikan sangat indah dan manis, tetapi itu hanya di mulut saja dan pada akhirnya tidak ditepati.

Bagaimana dengan Allah? Apakah Ia juga memperlakukan manusia seperti kebiasaan banyak orang? Mari kita baca kutipan ini. “Allah tidak memperlakukan kita sama seperti manusia fana memperlakukan sesamanya. Pikiran-Nya adalah pikiran kemurahan, kasih, dan kasih penuh belas kasihan.” (Steps to Christ 53.1)

Itulah sebabnya Alkitab mencatat, “Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?” (Bilangan 23:19)

Mari kita belajar dari Allah yang adalah kasih agar kita juga bisa memiliki karakter seperti Dia.

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 4) – Hati yang Mau Diajar

Di bagian akhir Kisah Para Rasul 18, Alkitab memperkenalkan seorang bernama Apolos. Ia adalah orang…

5 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

5 days ago