Renungan

Apakah Allah Mengasihi Saya?

Pernahkah Anda bertanya apakah Allah benar-benar mengasihi saya? Pernahkah Anda merasa bahwa Allah sedang tidak mengasihi Anda? Atau pernahkah Anda berpikir apa bentuk nyata kasih Allah kepada kita?

Tetapi sekarang coba kita bertanya, apakah Anda sudah makan hari ini? Walaupun tidak berlimpah, tapi adakah persediaan makan untuk beberapa hari ke depan di rumah Anda?

Kita mengetahui bahwa bukti nyata kasih Allah yang terbesar adalah pengorbanan Yesus di kayu salib. Tetapi hingga saat ini, kasih-Nya masih mengalir dengan sangat nyata melalui setiap makanan yang masih dapat kita konsumsi hari ini.

“Mata sekalian orang menantikan Engkau, dan Engkau pun memberi mereka makanan pada waktunya; Engkau yang membuka tangan-Mu dan yang berkenan mengenyangkan segala yang hidup.”

Mazmur 145:15-16

“Semuanya menantikan Engkau, supaya diberikan makanan pada waktunya.”

Mazmur 104:27

“Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?”

Matius 6:26

Jika hari ini engkau meragukan kasih Allah yang nyata dalam hidupmu, ingatlah jika engkau makan hari ini, itu adalah bukti kasih Allah kepadamu dan kepada semua ciptaan-Nya. Kiranya hari demi hari kita tidak hanya mengatakan bahwa “Allah itu kasih” tetapi kita dapat merasakan kasih yang begitu nyata itu di dalam setiap aspek kehidupan kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

6 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago