Seri Yunus

Yunus (Bagian 25) – Layakkah Engkau Marah (Bagian 3)

Sekarang kita akan melihat pelajaran yang baik dari alam yang Tuhan ingin berikan kepada Yunus. Apakah itu?

“Keesokan harinya, ketika fajar menyingsing, atas penentuan Allah datanglah seekor ulat, yang menggerek pohon jarak itu, sehingga layu. Segera sesudah matahari terbit, maka atas penentuan Allah bertiuplah angin timur yang panas terik, sehingga sinar matahari menyakiti kepada Yunus, lalu rebahlah ia lesu dan berharap supaya mati, katanya, Lebih baiklah aku mati daripada hidup.”

Yunus 4:6-8

Dan sekali lagi Allah berfirman kepada nabi-Nya, “Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu?” Jawabnya, “Selayaknyalah aku marah sampai mati.” (Yunus 4:9)

Yunus masih belum mengerti. Allah telah mengajarnya melalui pertanyaan dan alam. Sekarang Yunus masih merasa marah. Sekarang Tuhan menjelaskan semuanya.

“Lalu Allah berfirman, Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikit pun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa dalam satu malam pula. Bagaimana tidak aku akan sayang kepada Niniwe, kota dari seratus dua puluh ribu orang, yang semuanya tidak tahu membedakan tangan kanan dari tangan kiri, dengan ternaknya yang banyak?”

Yunus 4:10-11

Apakah hari ini kita masih merasa sukar untuk belajar dari alam dan dari Firman Tuhan? Berdoalah Tuhan akan membantu kita untuk mengerti kasih-Nya, mengerti Firman-Nya dan mengerti rencana-Nya dalam hidup kita. Berdoalah seperti pemazmur katakan “Buatlah aku mengerti petunjuk titah-titah-Mu, supaya aku merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib.” (Mazmur 119:27)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

8 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 7) – Bersyukur di Tengah Badai

Sudah empat belas hari mereka terombang-ambing di tengah badai. Mereka hampir tidak makan karena rasa…

5 days ago