Seri Pertobatan Saulus

Pertobatan Saulus Part 6 – “Kedengaranlah olehnya suatu suara…”

Melanjutkan renungan kemarin, selain Saulus rebah ke tanah, ia juga mendengar sebuah suara. Ini adalah suara Tuhan yang ia dengar sangat jelas. Isi dari suara itu akan kita bahas di renungan besok. Tetapi hari ini kita lebih fokus kepada suara Tuhan yang jelas itu.

Bagi Saulus, Yesus bukanlah Seorang Pribadi yang asing. Sebaliknya, karena ia adalah seorang Farisi yang sangat mempelajari hukum Taurat, ia begitu sering membaca, mendengar, bahkan membahas tentang siapa Yesus itu. Sayangnya, interpretasi dan ajaran yang diteladaninya terbalik 180 derajat dari kebenaran yang sejati, yang pada akhirnya membuat Saulus menganiaya para pengikut Yesus.

Sampai pada akhirnya Saulus “bertemu” dengan Yesus secara pribadi di perjalanannya menuju Damsyik melalui suara Tuhan yang berbicara langsung kepadanya. Itu menjadi awal proses pertobatan Saulus yang membawanya kepada kebenaran sejati dalam pengertian dan dalam praktek hidupnya.

Sebagai aplikasi dalam kehidupan kita, hanya mendengar tentang Yesus itu tidaklah cukup. Kita perlu mengenal Dia secara pribadi. Jangan puas dengan apa yang disampaikan orang lain tentang Yesus, tetapi kita harus mengenal-Nya secara pribadi melalui merenungkan firman-Nya, melalui doa-doa pribadi kita, dan perubahan dalam hidup kita yang menjadi lebih baik, lebih serupa dengan-Nya.

“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.”

Yohanes 17:3

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 2 (Bagian 4) – Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kehidupan

Setelah mengingatkan kita bahwa bukan hanya mendengar firman, tetapi juga melakukannya, Paulus melanjutkan dengan teguran…

12 hours ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 3) – Mendengar atau Melakukan?

Setelah berbicara tentang penghakiman Allah yang adil, Paulus membawa kita kepada sesuatu yang sering kali…

2 days ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 2) – Allah Menghakimi dengan Adil

Setelah mengingatkan kita untuk tidak menghakimi orang lain, Paulus mengarahkan perhatian kita kepada satu hal…

3 days ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 1) – Jangan Menghakimi Orang Lain

Setelah dalam pasal sebelumnya Paulus menjelaskan tentang dosa dan keadaan manusia yang semakin jauh dari…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran…

5 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

6 days ago