Seri Pertobatan Saulus

Pertobatan Saulus Part 2.1 – Siapakah Saulus?

Hari ini kita akan melihat beberapa fakta tentang Saulus sebelum pertobatannya.

  • Orang Ibrani asli, dari suku Benyamin (Filipi 3:5).
  • Pertama kali disebutkan saat martir Stefanus dilempari batu dan mati (Kisah Para Rasul 7:28).
  • Tidak bercacat dalam mentaati hukum Taurat, tetapi adalah seorang Farisi dan penganiaya jemaat (Filipi 3:5-6).
  • Berusaha membinasakan jemaat yang mengikut Yesus (Kisah Para Rasul 8:3).

Kisah awal perjalanan Saulus bukanlah kisah yang menyenangkan untuk didengar dan mungkin kita melihat banyak ketidakadilan yang terjadi. Tetapi apa sebenarnya yang membuat Saulus melakukan hal itu?

Kisah Para Rasul 26:9-10, “Bagaimanapun juga, aku sendiri pernah menyangka, bahwa aku harus keras bertindak menentang nama Yesus dari Nazaret. … Aku bukan saja telah memasukkan banyak orang kudus ke dalam penjara, setelah aku memperoleh kuasa dari imam-imam kepala, tetapi aku juga setuju, jika mereka dihukum mati.”

Dari pengakuan yang tertulis di ayat itu, kita melihat bahwa apa yang dilakukan Saulus adalah menentang Yesus dan lebih mengikuti apa kata para imam kepala. Untuk itu, mari kita kilas balik sedikit apa yang berulang kali dilakukan oleh para imam.

  1. Matius 28:11-15 menceritakan kisah yang terjadi sesaat setelah kebangkitan Yesus.
    • Setelah para penjaga kubur Yesus merasakan gempa dan melihat batu yang berguling, beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.” Sayangnya para imam kepala menyogok para penjaga dengan sejumlah uang besar untuk mengucapkan dusta, yaitu, “kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.”
  1. Kisah Para Rasul 4:1-22 menceritakan para imam yang menangkap Petrus dan Yohanes karena memberitakan kebangkitan Yesus.
    • Dan dijelaskan lebih detail melalui tulisan Roh Nubuat, “Sesudah kebangkitan Kristus imam-imam telah menyebarkan ke mana-mana kabar bohong bahwa tubuh-Nya telah dicuri oleh murid-murid-Nya sementara pengawal Roma tertidur. Tidaklah mengherankan bahwa mereka menjadi tidak senang bila mereka mendengar Petrus dan Yohanes mengkhotbahkan kebangkitan Seorang yang mereka telah bunuh. … Mereka merasa bahwa doktrin yang paling mereka sukai berada dalam bahaya, dan nama baik mereka dipertaruhkan.” (The Acts of the Apostles 60.4)

Dari dua kisah di atas, sangatlah jelas bahwa para imam ingin memutarbalikkan fakta yang terjadi demi kepentingan pribadi, dan tidak heran jika Saulus pun ikut terhasut dengan ajaran para imam seperti yang dituliskan di Kisah Para Rasul 26:9-10.

Pelajaran apa yang dapat kita petik hari ini?

1. Percayalah dengan “Ada tertulis…”

Dalam mencari kebenaran, kita harus mengikuti teladan Yesus yang selalu berpusat pada firman Tuhan. Gantinya mengikuti godaan Setan yang begitu menggiurkan, Yesus mengikuti “Ada tertulis…”

Aplikasi bagi kita, gantinya kita berpusat pada pikiran manusia, selalu kembalilah pada firman Tuhan. Bahkan di dalam membaca renungan ini pun, janganlah hanya bergantung pada renungan ini. Bukalah Alkitab Anda secara pribadi dan renungkan.

Besok kita akan melanjutkan 2 aplikasi lain yang dapat kita petik dari kisah di atas. Jangan sampai lewatkan!

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

24 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

6 days ago