Seri Menyelidiki Alkitab

Seri Menyelidiki Alkitab (Bagian 30) – Saya Hanya Mau Menggunakan Perjanjian Lama

Mungkin beberapa orang berkata, “Ada juga orang yang tidak percaya perjanjian baru dan hanya mau menggunakan perjanjian lama saja. Lalu bagaimana?”

Perjanjian lama dan baru itu ingin saya umpamakan seperti uang koin yang ada dua sisi. Tidak bisa kita hanya ingin perjanjian lama saja tanpa yang baru. Mengapa? Hari ini kita hanya akan melihat dua contoh (di dalam renungan teks), untuk video penjelasan di Youtube, akan dijelaskan lebih banyak contoh.

Alasan pertama, ada banyak nubuatan di perjanjian lama yang kita bisa lihat kegenapannya di perjanjian baru. 

Contohnya adalah nubuatan kelahiran Yesus di perjanjian lama digenapi di perjanjian baru. Kita bisa melihat kegenapan nubuatan di perjanjian lama saat kita membaca perjanjian baru.

Alasan kedua, ada penjelasan-penjelasan detail yang kita akan temukan di perjanjian baru untuk bisa lebih mengerti lagi apa yang dicatat di dalam perjanjian lama.

Contohnya adalah penjelasan “Jangan membunuh” (Keluaran 20:13) di dalam kitab perjanjian lama; Kita bisa mengerti bahwa membunuh ini bukan hanya berbicara membunuh secara fisik, tetapi di perjanjian baru dicatatkan bahwa “Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia….” (1 Yohanes 3:15)

Beberapa alasan lainnya mirip dengan alasan mengapa kita masih tetap menggunakan perjanjian lama (baca atau tonton lagi video penjelasan seri menyelidiki Alkitab bagian 26)

Dari sini kita bisa mengerti bahwa kita harus menggunakan keduanya, bukan hanya salah satunya saja.

Kiranya renungan kita pada hari ini kembali lagi bisa menolong kita semua untuk semakin bisa mengerti mengapa kita harus menggunakan dan mempelajari perjanjian lama dan baru.

Jika ada pertanyaan, silahkan chat ke WA kami (Grow ministry 08990029900) atau bisa juga chat di kolom komentar di Youtube kami.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

20 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago