Seri Menyelidiki Alkitab

Seri Menyelidiki Alkitab (Bagian 27) – Contoh (Bagian 1) – Mengutip dari Perjanjian Lama

Hari ini mari kita lihat contoh-contoh di mana Yesus atau pun rasul-rasul mengutip kata-kata di perjanjian lama. Hari ini kita hanya akan melihat dua contoh (di dalam renungan teks), untuk video penjelasan di Youtube, akan dijelaskan lebih banyak contoh.

Mari kita lihat contoh Yesus mengutip dari perjanjian lama.

“Tetapi Yesus menjawab: ‘Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.’

Matius 4:4

Dari mana Yesus mengutip kalimat tersebut?

“… manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.”

Ulangan 8:3

Lalu bagaimana dengan rasul-rasul? Apakah mereka juga mengutip dari perjanjian lama? Mari kita baca apa yang ditulis oleh rasul Petrus:

“sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.”

1 Petrus 1:16

Dari mana rasul Petrus mengutip kalimat tersebut?

“Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel dan katakan kepada mereka: Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus.”

Imamat 19:2

Dari sini kita bisa mengerti bahwa kitab-kitab di perjanjian lama masih tetap berlaku dan tetap digunakan. Jika kita hanya mau menggunakan kitab perjanjian baru saja tanpa mau menggunakan kitab perjanjian lama, mungkin kita perlu merenungkan: “Jika di kitab perjanjian baru banyak mengutip dari perjanjian lama, apakah saya tidak mau belajar dan menggunakan kitab-kitab di perjanjian lama?”

Kiranya renungan kita pada hari ini boleh menolong kita untuk lebih bisa mengerti lagi pentingnya perjanjian lama dan perjanjian baru. Bukan berarti kita juga hanya menggunakan perjanjian lama tanpa mau menggunakan perjanjian baru, tetapi gunakanlah semuanya itu untuk kita lebih bisa mengerti lagi kehendak Allah dalam kehidupan kita.

Jika ada pertanyaan, silahkan chat ke WA kami (Grow ministry 08990029900) atau bisa juga chat di kolom komentar di Youtube kami.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

21 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

6 days ago