Seri Menyelidiki Alkitab

Seri Menyelidiki Alkitab (Bagian 12) – Penghalang Kita (Bagian 3) – Minuman Keras

Shalom dan selamat pagi.

Seperti halnya rokok, persoalan tentang apakah orang Kristen boleh minum minuman beralkohol atau minuman keras juga sudah lama menjadi perdebatan di kalangan orang Kristen.

Alkitab dengan tegas memperingatkan “Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang yang terhuyung-huyung karenanya.” (Amsal 20:1). Jelas bahwa orang Kristen tidak boleh meminum minuman keras. 

Lalu apakah minuman keras juga dapat mempengaruhi pikiran kita dalam memahami Firman Tuhan?

“Beritahu mereka juga janganlah mengonsumsi minuman beralkohol apapun bentuknya, karena engkau harus menjaga pikiranmu di dalam kondisi dimana Allah dapat mempengaruhinya dengan kebenaran suci dari Firman-Nya, dan bahwa engkau tidak boleh melemahkan kuasa mental dan moral, agar jangan sampai engkau tidak dapat memahami hal-hal yang suci.”

The Upward Look 342.2

Minuman beralkohol dapat membuat pikiran kita tidak dapat memahami Firman Tuhan, membuat kita tidak dapat membedakan mana yang benar dan salah. Tidak heran Alkitab menuliskan “Janganlah engkau minum anggur atau minuman keras, engkau serta anak-anakmu, … Haruslah kamu dapat membedakan antara yang kudus dengan yang tidak kudus, antara yang najis dengan yang tidak najis,” (Imamat 10:9-10).

Sekali lagi renungan ini bukan tujuannya untuk menyindir ataupun menghakimi orang yang masih meminum minuman beralkohol. Namun biarlah ini menjadi suatu pertimbangan bagi kita untuk dapat memulai perubahan hari ini.

Karena “… sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu…” Dan “Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!” (2 Korintus 6:2, Ibrani 4:7)

Pembahasan mengenai pengaruh minuman beralkohol dapat juga dilihat di kanal YouTube Grow pada tautan berikut; https://youtu.be/PA0AAUh1gzg

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

7 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago