Seri Telekomunikasi

Seri Telekomunikasi Part 7 – Dering Perubahan Menjadi Kasus

Selamat Sabat!

Hari ini kami akan berbagi lagi pengetahuan yang didapat dari buku “Wow! Einstein aja tahu!!! Tentang karya cipta yang mengubah dunia” halaman 15-16.

Ketika sedang melakukan eksperimen dengan mesin telegraf lah, Alexander Graham Bell mengembangkan ide untuk telepon.

Hebatnya, hanya beberapa jam setelah Bell mengajukan hak paten atas telepon, penemu lain bernama Elisha Gray, mengajukan klaim bahwa ia sudah lebih dulu menciptakan telepon dan Bell tidak bisa mendapat paten. Sejumlah penemu lain juga mengaku telah menciptakan telepon sebelum Bell, tetapi tidak satupun dari mereka dapat membuktikannya di persidangan!

Bell harus membela haknya atas telepon sekitar 600 kali sebelum Mahkamah Agung Amerika Serikat akhirnya menyatakan dengan resmi, sekali untuk selamanya, bahwa Bell memang merupakan pencipta telepon.

Perjuangan yang luar biasa dari Bell, bukan? Begitu juga dengan kehidupan kita saat ini, mungkin saat ini kita belum mendapatkan “meterai Allah.”

Apa itu “meterai Allah?”

Pertama, “meterai dari Allah yang hidup akan dikenakan hanya kepada mereka yang memiliki keserupaan dengan Kristus dalam tabiat.” (The SDA Bible Commentary Vol. 7, 970.3)

Kedua, “meterai dari Allah yang hidup dikenakan pada mereka yang dengan sungguh-sungguh memelihara Sabat Tuhan.” (The SDA Bible Commentary Vol. 7, 980)

Mungkin kita tidak bisa mendapat meterai Allah dalam waktu satu hari seperti Bell yang harus melalui 600 kali, begitu juga dengan kehidupan kita yang harus melalui begitu banyak ujian sebelum kita dinyatakan layak untuk memperoleh meterai Allah.

Oleh karena itu, “Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar….” (Filipi 2:12)

“Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.”

2 Petrus 3:14

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

11 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

5 days ago