Seri Telekomunikasi

Seri Telekomunikasi Part 5 – Sinyal Listrik dalam Bentuk Kode

Selamat Sabat!

Pada Sabat yang lalu kita sudah belajar mengenai semafor dan hari ini kita akan belajar bagaimana berkomunikasi agar lebih cepat.

Semua cara yang sebelumnya digunakan memang mengesankan, tetapi masalah sebenarnya adalah waktu yang dibutuhkan untuk menyampaikan pesan jarak jauh. Semua ini segera berubah dengan ditemukannya telegraf–cara untuk mengirimkan sinyal listrik dalam bentuk kode sepanjang kawat.

Mengapa dibuat dalam bentuk kode? Karena diperkirakan suara manusia tidak dapat melewati kawat telegraf, jadi pesan itu harus dieja dengan suatu cara tertentu.

Saluran telegraf pertama dipasang di Inggris antara Paddington dan Slough tahun 1843 dan di Amerika antara Washington DC dan Baltimore, Maryland tahun 1844. Tetapi seorang penemu dari Amerika, Samuel Morse, ‘bapa’ telegraf, yang menjadikannya alat yang luar biasa pintar dan berguna.

Samuel Morse menemukan sebuah alat yang berguna dan pada zaman itu telegraf berhasil merevolusi teknologi komunikasi dengan menghapus batas orang yang ingin melakukan komunikasi jarak jauh.

Dari sini kita belajar bagaimana Samuel Morse membuat alat yang berguna dan menjadi berkat pada zaman itu, bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah memberikan tenaga, pikiran, dan waktu kita untuk bisa menjadi berkat bagi orang lain?

Tuhan berkata kepada Abraham, “Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.” (Kejadian 12:2)

Kita diberkati untuk menjadi berkat bagi orang lain. Oleh karena itu, marilah kita gunakan waktu, tenaga, pikiran, keterampilan kita untuk bisa menjadi berkat bagi orang lain.

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 9) – Roh Kudus Menolong dalam Kelemahan Kita

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus…

6 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 8) – Menantikan Penebusan dengan Tekun

“Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga…

1 day ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 7) – Dua Pengkhotbah

Renungan hari ini panjang. Pastikan Anda menyediakan waktu khusus untuk membaca sedikit lebih lama dari…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 6) – Penderitaan Sekarang dan Kemuliaan yang Akan Datang

“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 5) – Anak-Anak Allah

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 4) – Mematikan Perbuatan Daging

“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan…

5 days ago