Seri Teladan Terbaik

Teladan Terbaik (Bagian 13) – Satu Jawaban

Masih di dalam buku yang sama, yaitu The Story of Jesus dicatatkan bahwa “Terhadap setiap godaan la mempunyai satu jawaban: ‘Ada tertulis.’” (The Story of Jesus 39.1)

Jadi teladan ketiga belas yang kita bisa tiru dari Yesus adalah di dalam dia menghadapi godaan, ada satu jawaban yang dijawab, yaitu “Ada tertulis” sama seperti saat Ia dicobai di padang gurun. Silahkan baca kisah lengkapnya di dalam Matius 4:1-11.

Pada waktu itu, Yesus dicobai oleh Iblis sebanyak tiga kali dan setiap kali Yesus menjawab, Ia selalu menjawab dengan “Ada tertulis” (Matius 4:4, 7, dan 10).

Bagaimana dengan kita? Apakah saat kita menghadapi godaan, kita menjawab “Ada tertulis?” Mungkin tidak semua dari kita menjawab demikian. Mengapa? Mungkin karena kita tidak pernah tahu bahwa ada tertulis di Alkitab bahwa itu adalah dosa atau sesuatu yang salah sehingga kita tidak mengatakan demikian.

Hari ini kita diingatkan agar kita selalu membaca firman Tuhan setiap hari dan menyimpannya dalam hati kita agar saat ada godaan, kita bisa menghadapinya. Salah satu cara menyimpannya adalah dengan menghafalkan ayat-ayat di Alkitab.

Pertanyaan yang harus kita renungkan:

Apakah kita juga sudah membaca apa semua yang tertulis di Alkitab? Ataukah saya lebih suka membaca novel, komik, dan lain-lain dibandingkan Alkitab?

Apakah sudah menyimpan firman Tuhan dalam hati dengan cara menghafal?

Ada sebuah kutipan yang ingin saya bagikan. Di dalam buku Last Day Events dituliskan, “Bangunlah tembok ayat-ayat Alkitab di sekelilingmu, dan lihatlah bahwa dunia tidak dapat menghancurkan tembok itu. Hafalkan ayat-ayat itu, dan lemparkan kembali kepada Setan ketika ia datang untuk mencobai.” (Last Day Events 67.2)

Kiranya renungan kita pada hari ini boleh mengingatkan kita untuk selalu memandang kepada Kristus agar hidup kita berubah semakin serupa dengan karakter Kristus, yaitu membaca firman Tuhan setiap hari, merenungkannya, dan menyimpannya dalam hati kita dengan cara menghafalkannya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 9) – Roh Kudus Menolong dalam Kelemahan Kita

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus…

10 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 8) – Menantikan Penebusan dengan Tekun

“Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga…

1 day ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 7) – Dua Pengkhotbah

Renungan hari ini panjang. Pastikan Anda menyediakan waktu khusus untuk membaca sedikit lebih lama dari…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 6) – Penderitaan Sekarang dan Kemuliaan yang Akan Datang

“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 5) – Anak-Anak Allah

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 4) – Mematikan Perbuatan Daging

“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan…

5 days ago