Seri Peribahasa

Seri Peribahasa (Bagian 11) – Guru Kencing Berdiri

Peribahasa kita hari ini adalah “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari” artinya: Seorang pendidik atau pemimpin harus memberikan contoh yang baik.

Saat membaca arti dari peribahasa ini, saya langsung teringat bahwa memang menjadi seorang guru itu tidak mudah sehingga Alkitab juga menuliskan jangan banyak di antara kita yang mau jadi guru. Mengapa?

Yakobus berkata, “Saudara-saudaraku, janganlah banyak orang di antara kamu mau menjadi guru; sebab kita tahu, bahwa sebagai guru kita akan dihakimi menurut ukuran yang lebih berat.” (Yakobus 3:1)

Kenapa ukurannya lebih berat? Karena memang menjadi seorang guru harus memberikan contoh atau teladan yang baik dan pastinya seorang guru memiliki pengetahuan yang lebih banyak sehingga akan dituntut lebih banyak. Saat guru salah dalam mengajar pun yang akan dipersalahkan adalah seorang guru.

Oleh karena itu, jika saat ini kita adalah seorang guru atau pemimpin di sekolah atau tempat kerja, dan juga di dalam kerohanian, maka kita harus memberikan teladan yang baik yang sesuai dengan firman Tuhan.

Itulah sebabnya jika kita sudah mengetahui kebenaran, maka lakukanlah kebenaran yang sudah kita ketahui “Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka.” (Ibrani 10:26-27)

Lalu apakah lebih baik kita pura-pura tidak tahu atau sengaja tidak mau dengar kebenaran agar tidak dituntut?

“Mereka yang sudah mendapat kesempatan mendengar kebenaran namun tidak mau repot untuk mendengarnya atau memahaminya, karena menganggap kalau mereka tidak mendengarnya maka mereka tidak akan dituntut, akan divonis bersalah di hadapan Allah sama seperti kalau mereka sudah mendengarnya tetapi menolak.”

Last Day Events 218.1

Jadi, marilah kita yang sudah mendengar kebenaran, lakukan itu dan bagi kita yang adalah guru, ingatlah untuk melakukan dan mengajarkan yang benar kepada yang lain serta jadilah teladan yang baik dalam segala hal.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

15 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

6 days ago