Seri Pepatah

Pepatah Bagian 9 – Kacang Ora Ninggal Lanjaran

Ada pepatah jawa yang berbunyi “kacang ora ninggal lanjaran” yang artinya adalah kebiasaan anak selalu meniru dari orang tuanya.

Pernahkah kita sebagai orang tua merasa bahwa anak kita sering berbohong atau tidak jujur? Jika ya, mari refleksikan diri sendiri apakah kita juga sering membohongi anak kita dan mengajarkan mereka berbohong?

Mungkin kita sering menyuruh anak kita berbohong saat ada orang yang mau bertamu. Saat kita melakukan itu, maka kita sudah mengajarkan anak kita untuk berbohong. Jangan heran jika mereka nanti akan membohongi kita juga.

Janganlah kita langsung memarahi anak kita saat berbuat kesalahan, tapi nasihati dengan baik dan jangan lupa melihat diri sendiri kita dahulu apakah kita sudah memberi contoh atau teladan yang benar?

Ada sebuah kutipan menarik dari buku Pikiran, Karakter, dan Kepribadian halaman 211 paragraf 3 dikatakan, “Setiap rumah tangga Kristen harus mempunyai peraturan; dan orang tua harus, dalam kata-kata mereka sendiri dan dalam tingkah laku mereka terhadap satu sama lain, memberikan kepada anak-anak teladan berharga yang hidup mengenai keinginan menjadi apa mereka kelak. Kemurnian dalam berbicara dan sopan santun Kristen yang benar harus senantiasa dipraktikkan.”

Biarlah kita sebagai orang tua boleh memberikan teladan yang baik sesuai dengan teladan Kristus dalam kebiasaan-kebiasaan kita (perkataan, perbuatan, makan, dan lain-lain) sehingga anak kita bisa menjadi anak yang memiliki karakter Kristus.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

4 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 1) – Belajar Seperti Orang Berea

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus dan Silas tiba di Tesalonika lalu memberitakan Injil di rumah ibadat…

5 days ago