Seri Pepatah

Pepatah Bagian 2 – Kena Iwake Aja Nganti Buthek Banyue

Ada pepatah jawa yang berbunyi “kena iwake aja nganti buthek banyue” yang artinya adalah berusahalah mencapai tujuan tanpa menimbulkan kerusakan.

Pepatah yang sangat menarik! Mengapa? Karena di dalam dunia pekerjaan, ada banyak orang yang mencapai tujuan dengan menghalalkan segala cara. Apa saja contohnya?

Contohnya:

  • Agar gaji naik atau jabatan dinaikkan, kita memfitnah atau menjelek-jelekkan rekan kerja kita.
  • Agar kita bisa cepat kaya, kita mulai melakukan korupsi.
  • Agar bisa naik jabatan, kita mulai merayu bos kita.

Dan ada banyak cara salah lainnya yang mungkin dilakukan.

Dari sini kita diingatkan untuk mencapai tujuan bukan dengan cara yang salah, tapi harus dengan cara yang jujur dan benar.

Apa upah orang yang hidup jujur dan benar?

Yesaya mencatat bahwa “orang yang hidup dalam kebenaran, yang berbicara dengan jujur, yang menolak untung hasil pemerasan, yang mengebaskan tangannya, supaya jangan menerima suap, yang menutup telinganya, supaya jangan mendengarkan rencana penumpahan darah, yang menutup matanya, supaya jangan melihat kejahatan, dialah seperti orang yang tinggal aman di tempat-tempat tinggi, bentengnya ialah kubu di atas bukit batu; rotinya disediakan air minumnya terjamin.” (Yesaya 33:15-16)

Kiranya kita selalu berlaku jujur dan benar dalam mencapai keinginan kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

7 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 1) – Belajar Seperti Orang Berea

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus dan Silas tiba di Tesalonika lalu memberitakan Injil di rumah ibadat…

5 days ago