Seri Pandanglah Burung-Burung

Pandanglah Burung-Burung Part 7

Jika ada pertanyaan burung apakah yang paling cantik atau paling indah? Mungkin jawaban kita beragam. Ketika saya ditanyakan pertanyaan itu? Maka jawaban saya adalah burung merak. Fakta menunjukkan bahwa burung paling indah salah satunya adalah merak.

Merak yang sering kita lihat, yang memiliki bulu yang indah dan banyak warna itu adalah merak jantan (bahasa inggris: Peacock). Jika merak melebarkan bulu indahnya, panjangnya bisa mencapai 2-2,5 m.

Jika diperhatikan, bulu burung merak membentuk mata. Bentuk mata dari bulu merak ini mencapai 150-200 mata untuk 1 ekor merak jantan. Apa gunanya bulu yang berbentuk menyerupai mata itu? Bulu tersebut berfungsi untuk mengelabui musuh atau untuk perlindungan.

Burung merak akan melebarkan bulunya saat akan dimangsa, sehingga terlihat banyak mata. Hal inilah yang akhirnya membuat musuh burung merak takut dan bingung sehingga musuh pun lari. 

Jika merak melebarkan bulunya untuk membuat musuh lari, bagaimana dengan kita? Apa yang kita lakukan agar setan lari dari kita?

Selain “… tunduklah kepada Allah …” (Yakobus 4:7) Yesus memberikan contoh, yaitu Ia berkata, “Ada tertulis” (Matius 4:4) yang artinya Yesus hafal apa yang tertulis.

Itulah sebabnya dikatakan, “Bangunlah tembok ayat-ayat Alkitab di sekelilingmu, dan lihatlah bahwa dunia tidak dapat menghancurkan tembok itu. Hafalkan ayat-ayat itu, dan lemparkan kembali kepada Setan ketika ia datang untuk mencobai.” (Last Day Events 67.2)

Begitu juga dengan kehidupan kita saat ini, agar kita bisa menang melawan setan maka kita harus bergantung pada kekuatan Tuhan, banyak berdoa, membaca dan menghafal ayat Alkitab.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 3) – Waspada terhadap Ajaran yang Menyesatkan

Setelah menjelaskan karakter yang harus dimiliki oleh seorang penatua, Paulus segera mengungkapkan alasannya. Jemaat di…

18 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

2 days ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

6 days ago