Seri Pandanglah Burung-Burung

Pandanglah Burung-Burung Part 32

Tahukah anda dalam perjalanan migrasi dari pelikan untuk mencari makanan dan berpindah dari musim dingin, mereka memiliki seorang pemimpin?

Dalam kumpulan atau kelompok pelikan mereka akan dipimpin oleh seekor pelikan yang akan menuntun mereka menemukan tempat yang baik untuk mencari makan bahkan berkembang biak sementara bagi kelompok itu. Pemimpin pelikan itu bertanggung jawab atas keselamatan seluruh anggota kelompok pelikan.

Ketika pelikan bermigrasi, mereka akan melewati lautan yang membutuhkan tenaga yang kuat untuk melewati angin kencang di atas lautan. Tetapi pemimpin pelikan umumnya berhasil untuk menuntun seluruh anggota kelompoknya untuk bertahan hidup.

Mari kita melihat kesesuaian dengan kehidupan kerohanian kita. Kita juga harus dipimpin oleh seseorang pemimpin. Siapakah pemimpin kita? “Yesus, Pengantara dan Pemimpin kita..” (Peristiwa-peristiwa Akhir Zaman 151.3)

Yesus adalah pemimpin kita yang akan menuntun kepada suatu tempat yang telah disiapkan oleh-Nya. Bagaimana cara Yesus memimpin umatnya? Yesus telah banyak berfirman melalui Alkitab, karena itu kita harus mengambil Alkitab sebagai penuntun kita kepada Kebenaran. 

Itulah sebabnya dikatakan bahwa, “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” (2 Timotius 3:16)

Lalu apa lagi yang dapat kita lakukan? 

“Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita kepada kesempurnaan ….”

Ibrani 12:2

“Cemburu, kebencian, sangka-sangka jahat, berbicara yang jahat, loba, inilah beban yang orang Kristen harus tinggalkan, kalau ia mau berlari dengan berhasil dalam perlombaan yang kekal. Setiap kebiasaan yang memimpin kepada dosa dan membawa malu kepada Kristus harus disingkirkan, apa pun pengorbanannya. Berkat surga tidak dapat menyertai seseorang yang melanggar prinsip-prinsip kebenaran yang kekal. Satu dosa yang disimpan dalam hati sudah cukup untuk merendahkan tabiat dan menyesatkan orang lain.”

Kisah Para Rasul 262.3

Marilah kita merenungkannya, “Apakah hari ini kita mau dipimpin oleh Tuhan atau sebaliknya?”

Selamat Pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 4) – Teguran yang Membawa kepada Kebenaran

Setelah menjelaskan tentang adanya pengajar-pengajar palsu, Paulus mengutip perkataan seorang nabi dari Kreta yang menggambarkan…

19 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 3) – Waspada terhadap Ajaran yang Menyesatkan

Setelah menjelaskan karakter yang harus dimiliki oleh seorang penatua, Paulus segera mengungkapkan alasannya. Jemaat di…

2 days ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

3 days ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

6 days ago