Seri Kepemimpinan Kristen

Kepemimpinan Kristen Part 34 – Kata Bersimpati

Apakah kalian memiliki talenta berbicara?

Jika anda memiliki talenta berbicara, anda “harus selalu ingat bahwa talenta berbicara dipercayakan kepada mereka oleh Allah untuk menolong dan memberkati orang lain.” (Christian Leadership 21.3)

“Ya alangkah besar berkat kata-kata yang menyenangkan dan bersimpati, – kata-kata yang mengangkat dan menguatkan!”

Christian Leadership 21.3

“Ketika ditanya orang tidak boleh menjawab tergesa-gesa, tetapi dengan ramah. Hati orang yang mengajukan pertanyaan barangkali sakit dan pedih oleh suatu kesusahan tersembunyi, yang mungkin tak dapat diceritakan. Ini mungkin ia tidak tahu; itu sebabnya kata-katanya harus selalu ramah dan bersimpati. Dengan perkataan yang dipilih dengan sebaik-baiknya dan menolong, ia dapat menghilangkan beban berat dari pikiran seorang teman sekerja.”

Review and Herald, 28 April 1903

Jadi penting kita menjaga lidah kita. Alkitab pun berkata, “Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan.” (Amsal 12:18)

Biarlah kata-kata kita bisa mendatangkan kesembuhan bagi banyak orang. Amin.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

6 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago