Seri Kepemimpinan Kristen

Kepemimpinan Kristen Part 24 – Integritas Moral yang Teguh Part 4

Pertanyaan refleksi untuk kita:

“Apakah saya sudah hidup jujur (perkataan maupun perbuatan) di hadapan Tuhan?”

Mungkin ada banyak pemimpin (bahkan kita sendiri) yang melakukan penipuan.

Apa saja contohnya?

Berbohong agar masalah tidak lebih panjang, memalsukan tanda tangan agar cepat selesai, mengatakan bahwa untung hanya 500 rupiah padahal lebih, dan lain-lainnya.

Ada banyak juga penipuan yang disembunyikan sehingga bawahan atau orang lain tidak tahu. Tapi, janganlah kita khawatir dengan penipuan yang tidak kita lihat atau ketahui sebagai bawahan. Mengapa?

Karena “Penipuan, kepalsuan, dan ketidaksetiaan mungkin tidak kentara dan tersembunyi dari mata manusia, tetapi tidak dari mata Allah.” (Christian Leadership 17.2)

Bagi yang suka menipu maupun yang selalu berlaku jujur, ingatlah bahwa “Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.” (Amsal 15:3)

“Malaikat-malaikat Allah, yang memperhatikan perkembangan tabiat dan menimbang kelayakan moral, mencatat dalam buku-buku surga transaksi-transaksi kecil ini yang mengungkapkan tabiat.”

Christian Leadership 17.2

Oleh karena itu, tetaplah hidup jujur walaupun tidak ada seorangpun yang melihat dari pada hidup dalam penipuan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

8 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago