Seri Kehidupan Doa

Kehidupan Doa Part 7 – Fondasi Terbaik

Hari ini kita akan belajar dari Nehemia. Ia dikenal sebagai pemimpin bangsa Israel dalam pembangunan Yerusalem dan Bait Suci yang telah hancur.

Alkitab tidak mencatat bahwa Nehemia adalah seorang arsitek atau ahli bangunan, tetapi Nehemia sangat mengerti bahwa fondasi adalah suatu hal yang sangat penting, dan Nehemia memilih fondasi yang terbaik, yaitu doa.

Anda mungkin berpikir apa artinya doa menjadi fondasi terbaik?

Kitab Nehemia yang terdiri dari 13 pasal menceritakan pembangunan Yerusalem dari persiapan, pembangunan, hingga penyelesaiannya. Tetapi menarik sekali bahwa awal dari pembangunan itu didahului dengan pasal 1 yang menuliskan doa Nehemia.

awal Nehemia menyadari akan ketidak-berdayaannya. Karena itu, ia mendasarkan pekerjaan ini di atas tangan Tuhan yang akan menopang Yerusalem dengan kokoh.

Nehemia sangat mengerti bahwa, “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.” (Mazmur 127:1).

Bagaimana dengan kita? Setiap pagi kita membangun kehidupan kita masing-masing dengan berbagai macam pilihan. Apakah kita mau hari itu menjadi hari yang berbahagia, penuh dengan berkat, atau sebaliknya? Semua itu ditentukan dengan fondasi yang kita bangun di pagi hari, seperti teladan Yesus.

Apakah kita membiarkan Tuhan yang menjadi fondasi kita, dengan menyerahkan segala sesuatunya ke dalam tangan-Nya melalui doa? Ataukah kita merasa bahwa kekuatan manusia dapat menjadi fondasi yang kokoh?

Kiranya kita selalu membiarkan Tuhan yang menjadi fondasi kehidupan kita melalui doa dan penyerahan kita kepada-Nya setiap pagi, setiap hari.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati!

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 9) – Roh Kudus Menolong dalam Kelemahan Kita

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus…

14 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 8) – Menantikan Penebusan dengan Tekun

“Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 7) – Dua Pengkhotbah

Renungan hari ini panjang. Pastikan Anda menyediakan waktu khusus untuk membaca sedikit lebih lama dari…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 6) – Penderitaan Sekarang dan Kemuliaan yang Akan Datang

“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 5) – Anak-Anak Allah

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah…

5 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 4) – Mematikan Perbuatan Daging

“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan…

6 days ago