Seri Liver

Liver (Bagian 16) – Masalah Liver (Bagian 3) – Kerusakan Sel

Shalom, selamat hari Sabat.

Masalah yang dapat terjadi pada organ hati kita selanjutnya adalah kerusakan sel. Sel-sel pada organ hati kita disebut hepatosit.

Bisa Anda bayangkan jikalau organ hati kita mengalami kerusakan sel maka fungsi-fungsinya bisa menurun, bukan? Karena dari fungsi detoksifikasi sampai produksi cairan empedu semua dikerjakan oleh sel dalam organ hati kita. 

Lalu apa yang dapat menyebabkan rusaknya sel-sel organ hati kita? Salah satu penyebab kerusakan sel-sel hati kita adalah obat-obatan kimia. Contohnya adalah obat anti nyeri, obat darah tinggi, antibiotik, dll. 

“Analisis terhadap 461 kasus di Spanyol selama periode 10 tahun menunjukkan bahwa amoksisilin/klavulanat [obat antibiotik] adalah obat yang paling sering terlibat dalam DILI [obat perusak liver] (59/461 kasus, 12,8%)[10]. Selain amoksisilin/klavulanat, mereka melaporkan bahwa bentazepam, atorvastatin, dan kaptopril adalah obat penyebab yang sering menyebabkan kerusakan hati kronis[6].” (https://www.researchgate.net/publication/23573207_Practical_guideline_for_diagnosis_and_early_management_of_drug-induced_liver_injury)

Dari data penelitian di atas memang terbukti obat-obatan kimia dapat menyebabkan kerusakan organ hati. Kami tidak mengatakan bahwa kita tidak boleh mengonsumsi obat. Kita mengonsumsi obat jika berada dalam keadaan darurat mengancam nyawa namun kita harus sadari obat tersebut memiliki efek samping pada organ hati kita apalagi jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Jadi apa yang harus kita lakukan jika sedang sakit? Pertama kami ingin sampaikan mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Pikiran seperti ini akan membuat Anda untuk menjaga makanan dan gaya hidup Anda agar tidak jatuh sakit. Dan ketika sedang sakit tanaman obat-obatan yang Tuhan sediakan di alam bisa Anda gunakan untuk menyembuhkan penyakit Anda. Untuk memahami penyakit dan obat alaminya Anda dapat dengarkan pada tautan berikut ini: https://youtube.com/playlist?list=PLoCQDFwaCjCehubKSaNHwvVH6iJH5Ygtv&si=XF0EE6y38k-luXJz

Pena inspirasi menuliskan “Kurangi penggunaan obat-obatan, dan lebih bergantung pada agen higienis; maka tubuh akan merespon dokter Tuhan— yaitu udara bersih, air bersih, olahraga yang tepat, hati nurani yang bersih. Mereka yang terus-menerus mengonsumsi teh, kopi, dan daging akan merasakan perlunya obat-obatan, tetapi banyak yang mungkin pulih tanpa sebutir obat pun jika mereka mematuhi hukum kesehatan. Obat-obatan perlu jarang digunakan.” (Selected Messages Book 2, 281.4)

Obat-obatan yang kita konsumsi hanyalah alat yang Tuhan pakai untuk menyembuhkan kita karena yang sesungguhnya menyembuhkan kita adalah Yesus bukan obat-obatan. “Sebab Aku akan mendatangkan kesembuhan bagimu, Aku akan mengobati luka-lukamu, demikianlah firman TUHAN,…” (Yeremia 30:17)

Selamat hari Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

8 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 1) – Belajar Seperti Orang Berea

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus dan Silas tiba di Tesalonika lalu memberitakan Injil di rumah ibadat…

5 days ago