Seri Ketika Sedang Sakit

Ketika Sedang Sakit (Bagian 25) – Penambah Nafsu Makan Alami

Shalom, selamat hari Sabat.

Apakah anda merasakan kurang nafsu makan? Tahukah anda menurunnya nafsu makan juga adalah sinyal yang tubuh berikan bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuh. Banyak faktor yang menyebabkan turunnya nafsu makan namun salah-satunya adalah masalah pada organ hati atau liver. 

Setiap harinya liver menghasilkan cairan empedu sebanyak 800 – 1000 ml yang salah satu fungsinya adalah sebagai detoksifikasi (pengeluaran racun) dan mencerna makanan. Ketika liver bermasalah atau saluran empedu tersumbat maka salah satu akibat yang dirasakan adalah kurangnya nafsu makan. Itulah yang terjadi pada orang-orang dengan batu empedu atau masalah liver mereka juga memiliki nafsu makan yang rendah karena cairan empedu yang tidak lancar.

Kabar baiknya ada cara alami yang dapat dicoba untuk menaikkan nafsu makan. Caranya adalah sebagai berikut.

  • Peras air 2 buah lemon ukuran sedang. Atau ketika tidak ada lemon bisa menggunakan jeruk nipis yang diperas sampai tertampung kurang lebih 100 ml (atau kurang dari 100 ml sesuai kesanggupan).
  • Siapkan kunyit sebesar setengah jari telunjuk lalu parut dan campurkan dalam perasan air lemon. (Sebagai ganti parutan kunyit anda dapat menggunakan kunyit bubuk sebanyak setengah sendok makan agar lebih praktis.)
  • Tuangkan air hangat ke dalam larutan lemon dan kunyit tadi sampai mencapai 200 ml atau bisa lebih banyak jika tidak tahan rasa asam.
  • Konsumsi larutan ini 1 kali sehari entah setiap pagi sebelum makan atau malam sebelum tidur. Konsumsi larutan ini sekurang-kurangnya 5 hari.

Lemon dan kunyit sudah terkenal memberikan manfaat bagi kesehatan liver dan juga terbukti dalam melancarkan cairan empedu yang efeknya dapat meningkatkan nafsu makan.

Ketika nafsu makan kita sudah baik janganlah lupa untuk makan sesuatu yang baik atau sehat seperti yang tertulis di dalam Yesaya 55:2 versi ILT3 “… Dengarlah sungguh-sungguh kepada-Ku, dan makanlah apa yang baik, dan biarlah jiwamu menikmati sendiri sajian lezat.”

Makanlah sesuatu yang sehat baik secara badani maupun rohani. Dan Yesus adalah Roti Hidup yang adalah makanan terbaik bagi tubuh rohani kita. Jadi marilah kita mengonsumsi Roti Hidup itu dengan merenungkan dan mempraktikkan Firman Tuhan dalam kehidupan kita sehari-hari untuk kemuliaan nama Tuhan.

Selamat hari Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 2 (Bagian 2) – Allah Menghakimi dengan Adil

Setelah mengingatkan kita untuk tidak menghakimi orang lain, Paulus mengarahkan perhatian kita kepada satu hal…

2 hours ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 1) – Jangan Menghakimi Orang Lain

Setelah dalam pasal sebelumnya Paulus menjelaskan tentang dosa dan keadaan manusia yang semakin jauh dari…

1 day ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

5 days ago