Seri Ketika Sedang Sakit

Ketika Sedang Sakit (Bagian 24) – Obat Sakit Gigi Alami (Metode Oil Pulling)

Shalom, selamat hari Sabat.

Siapa pernah merasakan sakit gigi? Sakit gigi memang salah satu penyakit yang paling menyakitkan. Karena selain sakit yang tak tertahankan kita juga tidak dapat makan dan minum dengan nyaman.

Kabar baiknya ada satu cara yang dapat anda lakukan untuk mengurangi rasa sakit pada sakit gigi. Metode ini dikenal dengan nama “oil pulling”. Caranya adalah sebagai berikut.

  • Persiapkan VCO (virgin coconut oil) atau minyak kelapa.
  • Masukkan 1 sendok makan ke dalam mulut.
  • Kumur-kumur di dalam mulut selama tidak lebih dari 5 menit (jangan sampai tertelan).
  • Lakukan langkah di atas sebanyak 3 kali.
  • Setelah melakukannya sebanyak 3 kali, bersihkan mulut anda dengan berkumur dengan air dan sikat gigi anda sampai bersih.
  • Lakukan metode ini sebanyak 2 kali sehari yaitu pada pagi hari sebelum makan dan malam sebelum tidur.

Minyak kelapa bersama enzim-enzim pada air liur atau saliva dapat menyerap bakteri jahat dan kotoran yang tersimpan pada gusi yang adalah penyebab sakit pada gigi. Itulah sebabnya perlu diperhatikan untuk tidak menelan air liur saat berkumur karena itu mengandung banyak sekali bakteri dan kotoran yang harus dibuang.

Seperti halnya kotoran pada gigi kita dapat menyebabkan rasa sakit, demikian juga dosa membawa kita pada penderitaan. Namun syukur kepada Tuhan karena dosa itu dapat dibersihkan sebagaimana tertulis di dalam  1 Korintus 6:11 “… Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita.”

Yesuslah yang membersihkan dan menyucikan kita dari dosa dan ketika dosa itu sudah tidak ada lagi maka “… maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.” (Wahyu 21:4)

Selamat hari Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

6 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

5 days ago