Seri Ketika Sedang Sakit

Ketika Sedang Sakit (Bagian 14) – Air

Air merupakan salah satu berkat dari Tuhan yang patut kita syukuri karena perannya yang sangat penting dalam kehidupan kita. Mulai dari memasak, mencuci, sampai menghasilkan energi listrik, semua dapat dilakukan oleh air. 

Air juga merupakan komponen penting pada tubuh manusia, jumlahnya berkisar antara 60-65% dari total berat tubuh. Jadi jika berat Anda 100 kg maka 60-65 kg-nya adalah air. Tidak heran kesehatan tubuh kita sangatlah ditentukan oleh air yang dikonsumsi. 

Apakah air juga berperan dalam proses penyembuhan? “Keadaan tubuh yang panas haruslah dikurangi dengan penggunaan air yang cermat dan bijak. Usaha ini akan membantu tubuh dalam usahanya membuang kotoran dari tubuh.” (Review and Herald, September 5,  1899, par. 3)

Di dalam proses penyembuhan air berperan untuk mengeluarkan kotoran penyebab penyakit dari dalam tubuh, air juga berperan mengalirkan nutrisi ke sel-sel tubuh yang sedang rusak agar dapat diperbaiki.

Saat kita demam air berperan untuk menstabilkan suhu tubuh secara alami dan perlahan, itulah sebabnya penting sekali dalam kondisi seperti ini untuk minum air yang banyak agar suhu tubuh dapat stabil dan kotoran bisa keluar melalui air kencing ataupun keringat.

Jadi mari jangan malas untuk minum air putih karena itu baik untuk tubuh kita. 

Ada satu jenis air yang juga kita perlukan yaitu air yang Kristus berikan. “. . . tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.'” (Yohanes 4:14)

Air itu akan memuaskan dahaga kita untuk selama-lamanya, air itu akan menjadi mata air yang terus mengalir di dalam hati kita. Rindukah Anda untuk memiliki air yang Kristus berikan itu? Jika ya, mari datang kepada-Nya, kenallah Dia melalui setiap Firman-Nya.

Kiranya renungan ini boleh menjadi berkat bagi kita semua dan kita selalu dalam keadaan yang sehat.

Selamat hari Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

21 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

6 days ago