Seri Sepuluh Hukum

Seri Sepuluh Hukum (Bagian 18) – Hukum Keenam (Bagian 2) – Menjaga Kesehatan

Shalom, selamat Sabat adik-adik.

Apa kabar?
Kabar luar biasa baik kakak.

Kakak mau bertanya nih, siapa yang kalau main lupa untuk makan?
Saya pernah lakukan itu kak.

Kira-kira itu baik atau tidak?
tidak kak karena waktu saya lupa untuk makan saya jadi sakit perut.

Iya, betul. Ketika kita asyik main lalu lupa untuk makan maka kita bisa sakit. Itu salah satu tindakan yang salah ya, kita tidak menjaga kesehatan kita dengan baik.

Tahukah adik-adik bahwa ketika kita lupa menjaga kesehatan kita maka itu juga berdosa lo…
Wah, kenapa berdosa kak?

Pertanyaan yang baik, berdosa karena kita sudah menyakiti diri kita, jika kita terus menyakiti diri kita bisa saja kita meninggal dunia karena sakit yang ditimbulkan oleh diri kita sendiri.

Sebagai contohnya, ada seorang yang sangat suka makanan manis, permen, coklat, kue yang manis. beberapa tahun kemudian ia mengetahui bahwa dirinya sakit diabetes (sakit karena gula banyak di dalam darah), ia sakit diabetes karena pola hidup yang suka makanan tidak sehat. Singkat cerita orang itu sakit parah lalu meninggal.

Nah, kakak mau bertanya, orang itu sakit karena dia sendiri atau orang lain?
Karena dia sendiri.

Di dalam buku Counsels on Diet and Foods halaman 123 paragraf 1 dituliskan “Banyak yang menderita, dan banyak yang sedang melangkah ke kuburan, karena pemanjaan selera lidah. Mereka makan sesuai dengan selera lidah mereka yang rusak, sehingga melemahkan organ pencernaan dan merusak kekuatan mereka untuk menyerap makanan yang digunakan untuk menopang hidup. Ini mengakibatkan penyakit akut, dan sering kali berakhir pada kematian.”

Ketika kita tidak menjaga kesehatan dengan makan makanan yang tidak sehat itu berarti kita melanggar hukum Tuhan yang keenam tentang jangan membunuh. Karena dijelaskan bahwa ketika kita makan makanan tidak sehat kita membunuh diri sendiri.

Oh begitu ya kak.
Iya adik-adik.

Siapa yang mau menjaga kesehatannya?
Saya.

Bagus, hari ini kita belajar bahwa kita harus menjaga kesehatan kita lebih baik lagi ya dengan makanan dari tumbuhan, lalu berjemur, minum air putih dan harus suka berdoa ya adik-adik meminta Tuhan menuntun kita agar kita ingat menjaga kesehatan tubuh kita. 

Inilah renungan kita pada hari ini. Selamat Sabat dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

15 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

6 days ago