Seri Sepuluh Hukum

Seri Sepuluh Hukum (Bagian 15) – Hukum Kelima (Bagian 1) – Hormati Orang Tua

Shalom, selamat Sabat semua. Apakah hari ini adik-adik berbahagia? 

Puji Tuhan. Hari ini kita akan membahas hukum Tuhan yang kelima, siapa yang tahu hukum Tuhan yang kelima berbunyi apa?

Hormatilah ayah dan ibumu.

Benar, hukum yang kelima berbunyi “Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.” (Keluaran 20:12)

Kakak mau tanya kepada adik-adik? Bagaimana cara menghormati ayah dan ibu?

Dengan menuruti apa yang mereka katakan.

Iya benar sekali, kita harus menuruti perintah orang tua kita yang takut akan Tuhan itu, karena orang tua kita adalah wakil Allah di dunia ini. 

Orang tua yang dekat pada Tuhan, pasti memberikan yang terbaik dan juga menyayangi anaknya, sehingga apa yang mereka katakan untuk kebaikan kita.

“Hukum yang kelima menuntut agar anak-anak menunjukkan bukan hanya sikap hormat, ketaatan dan penurutan kepada orang tua mereka, tetapi juga memberikan kepada mereka kasih dan kelemah-lembutan, meringankan beban mereka, dan menjaga nama baik mereka dan menolong serta menghiburnya pada masa tuanya.”

Para Nabi Dan Bapa, Vol. 1, 322.3

Nah, kalau begitu jika kita menghormati orang tua kita, apakah kita boleh marah-marah? 

Tidak boleh.

Boleh melanggar peraturan yang orang tua berikan? 

Tidak boleh.

Apakah boleh tidak peduli pada orang tua yang membutuhkan bantuan?

Tidak boleh.

Betul, mari kita menghormati orang tua dan melakukannya untuk kemuliaan Tuhan.

Tapi kak bagaimana kalau orang tua kita menyuruh kita untuk berbohong? Apakah kita harus turuti?

Nah, untuk pertanyaan itu kita akan menjawabnya pada pembahasan berikutnya.

Inilah renungan kita pada hari ini. Selamat Sabat dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

2 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

5 days ago