Renungan

Virus Corona Part 18 – Ia adalah Pemulih

Di akhir renungan mengenai “Virus Corona” marilah kita mengingat kembali dan merenungkan mulai dari seri 1 hingga seri 17.

Apakah saya sudah cukup baik dalam menjalankan pola hidup sehat?

Apakah pola hidup sehat akan merubah kehidupan saya, bukan saja secara jasmani tetapi karakter dan juga kerohanian?

Apakah kita benar-benar mempercayai setiap firman yang telah Tuhan sampaikan?

“Melalui alam, Allah bekerja setiap hari, setiap jam, detik demi detik untuk membangun dan memulihkan kita. Apabila sebagian tubuh terkena luka, maka proses penyembuhan segera mulai; sarana pengobatan alamiah dikerahkan untuk memulihkan kesehatan. Tetapi kuasa yang bekerja melalui sarana ini adalah kuasa Allah.”

Membina Keluarga Sehat 92.1

“Penyakit, penderitaan dan kematian adalah pekerjaan dari kuasa yang berlawanan. Setan adalah perusak; Allah adalah pemulih.” 

Membina Keluarga Sehat 92.2

Tuhan merupakan pemulih kesehatan dan kerohanian kita. Jika Ia tidak memulihkan keadaan dunia saat ini ataupun jasmani kita, maka ada hal yang lebih besar yang Ia akan pulihkan, yaitu pemulihan hubungan dengan-Nya, sehingga kita dapat memperoleh hidup yang kekal.

“Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu; Dia yang menebus hidupmu dari lubang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat.”

Mazmur 103:3-4

Sementara Yesus menyembuhkan penyakit, Ia memberi amaran kepada banyak orang yang menderita, “Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk.” (Yohanes 5:14)

“Demikianlah Ia mengajarkan bahwa mereka telah membawa penyakit kepada diri mereka sendiri dengan melanggar hukum Allah, dan bahwa kesehatan dapat dipertahankan hanya dengan penurutan.”

Membina Keluarga Sehat 92.6

Kiranya seri ini bermanfaat bagi kita semua dan marilah kita tetap setia dan selalu berpegang pada firman Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

7 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

5 days ago