Renungan

Tiap Hari Aku S’lalu Berjalan

Pernahkah Anda mengalami sebuah tragedi dalam hidup ini? Pernahkah Anda tertimpa sebuah bencana dan harus kehilangan sesuatu yang paling Anda cintai? Lalu pernahkah Anda bertanya dimanakah kasih dan keadilan Tuhan?

Carolina Sandell Berg, seorang pemudi yang sangat mengasihi Tuhan, harus kehilangan ayahnya, seorang pendeta. Pada saat itu ia berusia 26 tahun, bersama ayahnya sedang di atas kapal untuk menyebrangi danau besar di Swedia. Karena sebuah kecelakaan, Carolina yang juga tidak berdaya harus melihat ayahnya tenggelam dan meninggal di depan matanya sendiri.

Namun, tragedi ini tidak membuat dirinya meragukan kasih dan keadilan Tuhan sedikitpun. Gantinya meragukan, ia mengingat Mazmur 46:2 yang mengatakan, “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.” dan dari firman ini, Carolina mendapat kekuatan dari Tuhan dan menulis sebuah lirik lagu:

Tiap hari aku s’lalu berjalan
Ku teguh hadapi cobaan
Percaya Bapa b’ri kekuatan
Tak ada yang aku takutkan
Tak terkira kemurahan Tuhan
Yang terbaik Tuhan s’lalu b’rikan
Dalam suka duka kehidupan
Dia b’ri ku kedamaian

Setiap hal yang Tuhan ijinkan untuk terjadi dalam kehidupan ini adalah pelajaran untuk menguatkan iman kita di dalam-Nya. Dan kiranya melalui kesaksian Carolina, kita diingatkan untuk selalu berharap pada Tuhan, apapun yang terjadi, karena di dalam dunia yang tidak menentu ini, hanya Tuhanlah satu-satunya tempat kita berharap dan bersandar.

“Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau…”

Yesaya  41:10

Marilah kita terus berharap dan bersandar kepada Tuhan, satu-satu-Nya tempat perlindungan yang tak pernah mengecewakan kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 12) – Karunia yang Jauh Lebih Besar

Kemarin kita sudah membahas Paulus membandingkan Adam dan Kristus. Melalui Adam, dosa masuk dan membawa…

10 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 11) – Melalui Satu Orang

“Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 10) – Dari Jauh Menjadi Dekat

“Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 9) – Kristus Mati bagi Orang Berdosa

“Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka... Akan tetapi Allah…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 8) – Kasih Allah Dicurahkan dalam Hati

“Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh…

4 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 7) – Pengharapan yang Tidak Mengecewakan

“Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh…

5 days ago