Renungan

Setan Tidak Nganggur

Apakah kalian tahu bahwa Setan itu tidak menganggur atau bersantai-santai saja, tetapi “ia sedang sibuk menciptakan berbagai hiburan dan mode yang begitu memikat pikiran sehingga mereka tidak bisa menyisihkan waktu untuk bermeditasi.” (Our Father Cares 50.2)

Berapa banyak dari kita jatuh dalam jebakan Setan ini? Mungkin saat ini kita lebih tertarik menonton film drama korea atau pun cina atau pun menonton anime yang sangat menarik, tetapi itulah yang Setan inginkan kita lakukan. Saat kita asyik menonton, kita sudah lupa untuk berdoa dan membaca Alkitab setiap hari. Setan berhasil dalam usahanya.

Berapa banyak dari kita juga lebih tertarik bermain game yang menghabiskan waktu kita bahkan kita mengorbankan jam tidur kita untuk bermain game dan akhirnya tidak memiliki waktu untuk Tuhan dalam berdoa dan membaca Alkitab?

Ada begitu banyak hiburan lainnya yang Setan ciptakan untuk memikat kita sehingga kita tidak memiliki waktu untuk berdoa dan membaca Alkitab setiap hari. Mungkin kita hanya berdoa dan membaca Alkitab jika ingat atau saat ada acara kebaktian saja.

Ingatlah orang-orang di Berea yang di catat di dalam Kitab Kisah Para Rasul, yaitu “Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.” (Kisah Para Rasul 17:11)

Setiap hari mereka menyelidiki kitab suci. Bagaimana dengan kita? Jawablah pertanyaan ini dalam hati kita masing-masing.

Kiranya Tuhan akan menolong kita semua agar kita bisa lepas dari jerat Setan melalui hiburan yang ia ciptakan untuk membuat kita semakin jauh dari Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 4) – Bermegah dalam Pengharapan

Setelah mengatakan bahwa melalui Kristus kita memperoleh jalan masuk kepada kasih karunia, Paulus melanjutkan dalam…

15 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 3) – Jalan Masuk kepada Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kita memiliki damai dengan Allah melalui Yesus Kristus, Paulus melanjutkan dalam Roma…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

5 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

6 days ago