Renungan

Seri Kasih Allah (Bagian 2) – Awal yang Sempurna

Apakah kamu tahu? “Allah menciptakan manusia dengan kesucian dan kegembiraan yang sempurna, dan bumi ketika muncul dari tangan Khalik, tanpa kerusakan pada tanaman ataupun bayang-bayang kutuk.” (Steps to Christ 9.3)

Wow, sangat luar biasa ya? Jadi pada awalnya, dunia kita ini begitu sempurna dan tidak ada kerusakan pada tanaman oleh karena hama ataupun lainnya, tidak ada kematian, tidak ada penderitaan, tidak ada penyakit, tidak ada kesedihan, tetapi yang ada adalah sebuah dunia yang sempurna.

Itulah sebabnya di dalam kitab Kejadian pasal 1 mengenai penciptaan, ada begitu banyak kalimat, “Allah melihat bahwa semuanya itu baik” (Kejadian 1:10, 12, 18, 21, 25)

Artinya memang segala sesuatu yang Allah ciptakan pada awalnya adalah baik, tidak ada yang jahat. Pertanyaannya, “Mengapa sekarang kita mengalami penderitaan, bencana, kematian, dan lain-lain yang tidak baik?”

“Pelanggaran terhadap hukum Tuhanlah yakni hukum kasih — yang membawa bencana dan kematian.”

Steps to Christ 9.3

Jadi saat ini kita mengalami berbagai macam penderitaan, bencana, dan kematian karena pelanggaran akan hukum Tuhan.

Oleh karena itu, jika kita ingin merasakan kebahagiaan, damai sejahtera, dan sukacita, marilah kita menuruti perintah Tuhan karena pemazmur berkata, “Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN.” (Mazmur 119:1)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

9 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago